Showing posts sorted by date for query kegiatan. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query kegiatan. Sort by relevance Show all posts

Memuliakan Ramadhan: Bekal Menuju Kampung Akhirat yang Kekal

Gayam Permai Banjarnegara – Suasana syahdu menyelimuti Masjid kita pada pagi ini, Ahad, 15 Februari 2026. Dalam kegiatan Pengajian Subuh yang rutin dilaksanakan, Ustadz Retno Ahmad Pujiono, Lc. menyampaikan pesan-pesan mendalam mengenai persiapan kita menyambut tamu agung, bulan suci Ramadhan, yang sudah di ambang pintu. 
Berikut adalah ringkasan mutiara hikmah dari tausiyah beliau: 
1. Mengingat Kematian di Ambang Ramadhan
Rasulullah SAW senantiasa mengingatkan kita untuk memperbanyak mengingat pemutus kelezatan, yaitu kematian. Cepat atau lambat, kita semua akan kembali ke Kampung Akhirat. Pertanyaannya, sudahkah kita menyiapkan bekal untuk memasuki surga-Nya? Ramadhan setiap tahun akan selalu datang, namun tidak ada jaminan apakah umur kita akan sampai pada Ramadhan tahun berikutnya. Inilah saatnya kita berbenah. 
2. Penyesalan yang Tak Berguna (Belajar dari QS. Al-Mu’minun) Ustadz Retno menekankan pentingnya memanfaatkan waktu di dunia yang singkat ini sebagai "ladang" untuk akhirat. Beliau mengutip QS. Al-Mu’minun ayat 99-100, yang menggambarkan rintihan orang-orang yang lalai saat kematian menjemput: 
 "Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku dapat berbuat kebajikan yang telah aku tinggalkan..." 
Namun, keinginan itu hanyalah angan-angan kosong. Sekali kaki melangkah ke alam Barzakh, pintu dunia tertutup rapat. Di akhirat nanti, memori tentang amalan kita di dunia akan diputar kembali (QS. Al-Fajr & QS. An-Naziat). Manusia adalah saksi paling nyata atas apa yang telah ia perbuat sendiri. 
3. Ramadhan sebagai Arena Perlombaan 
Allah SWT menjadikan Ramadhan sebagai arena untuk berlomba-lomba dalam kebaikan demi meraih ridho-Nya. Ramadhan bukan sekadar menahan lapar, melainkan: 
Menjaga Lisan: Menghindari ghibah dan perkataan sia-sia. 
Menjaga Perut: Memastikan apa yang masuk adalah harta yang halal, bukan hak anak yatim atau janda miskin yang terzalimi. 
Bertaubat: Memohon ampunan (maghfirah) mumpung pintu taubat dibuka selebar-lebarnya. 
4. Memuliakan Tamu Allah
Ustadz mengibaratkan Ramadhan sebagai Utusan atau Tamu Allah. Logikanya sederhana: Barangsiapa yang menyia-nyiakan tamu Allah, maka ia akan dihinakan di akhirat. Barangsiapa yang memuliakan tamu Allah dengan amal shaleh, maka Allah akan memuliakannya di akhirat dan mengumpulkannya bersama orang-orang shaleh di surga. 
Mari kita jadikan Ramadhan tahun ini sebagai momentum perbaikan diri sebelum kita benar-benar kembali ke kampung halaman yang abadi. Semoga Allah menyampaikan usia kita ke bulan suci tersebut dalam keadaan sehat dan iman yang kuat. 
Diringkas dari Pengajian Subuh di Gayam Permai, 15 Februari 2026.

Share:

Menu Ramadhan 1447 Hijriyah Tahun 2026 Masehi

Marhaban ya Ramadhan! Keluarga besar Masjid Al Mu'minun Perumahan Gayam Permai mengundang Bapak/Ibu dan seluruh warga untuk mengisi bulan suci dengan rangkaian kegiatan Amaliah Ramadhan yang penuh pahala.
Share:

Mulai Ahad dengan Cahaya

Perumahan Gayam Permai
. Ahad pagi di Perumahan Gayam Permai insyaAllah akan terasa berbeda. Bukan sekadar waktu untuk beristirahat atau bersantai di rumah, tetapi menjadi kesempatan untuk menenangkan hati, menambah ilmu, dan memperkuat kebersamaan di Masjid Al Mu’minun. Pada Ahad, 8 Februari 2026, Takmir Masjid Al Mu’minun kembali menyelenggarakan Kajian Rutin Ahad Pagi, sebuah agenda yang sudah dinanti-nantikan oleh jamaah. 
Kegiatan ini dimulai dengan Sholat Subuh berjama’ah pukul 04.30 WIB. Ada kehangatan tersendiri ketika pagi dimulai dengan sholat bersama, berdiri berdampingan, dan memohon keberkahan kepada Allah SWT. Usai sholat Subuh, suasana masjid akan semakin hidup dengan hadirnya Ustadz Ulil Albab Al Hafidz dari Pondok Pesantren Noto Ati. 
Beliau akan menyampaikan kajian yang insyaAllah ringan, menyentuh, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Bukan sekadar ceramah, tetapi juga pengingat agar kita lebih dekat dengan Allah dalam setiap langkah hidup kita. 

 Sebagaimana firman Allah dalam Surat Al-Isra’ ayat 78: 
 “Aqimish shalaata liduluukisy syamsi ilaa ghasaqil laili wa qur-aanal fajri, inna qur-aanal fajri kaana masyhuudaa.” 
 “Dirikanlah sholat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula) sholat Subuh. Sesungguhnya sholat Subuh itu disaksikan (oleh para malaikat).” 

Ayat ini mengingatkan kita betapa istimewanya sholat Subuh dan betapa besar keutamaannya. Maka, menghadiri sholat Subuh berjama’ah dan dilanjutkan dengan kajian adalah cara indah untuk memulai hari. Dan tentu saja, kebersamaan tidak berhenti di kajian saja. 

Setelah tausiyah, jamaah akan diajak untuk menikmati ramah tamah dan sarapan bersama yang telah dipersiapkan dengan penuh keikhlasan oleh Ibu-Ibu Majelis Taklim Asy Syifa. Suasana santai, hangat, dan penuh kekeluargaan ini menjadi momen silaturahmi yang sangat berharga bagi warga Gayam Permai. 
Takmir Masjid Al Mu’minun mengajak seluruh warga bapak, ibu, remaja, dan anak-anak untuk hadir dan meramaikan Kajian Rutin Ahad Pagi ini. Semoga setiap langkah menuju masjid menjadi pahala, setiap ilmu yang didengar menjadi cahaya, dan setiap kebersamaan menjadi keberkahan bagi kita semua. Takmir Masjid Al Mu’minun Perumahan Gayam Permai
Share:

[Kajian Ahad Pagi] Fenomena Kematian Mendadak: Alarm Akhir Zaman dan Bekal Kita

Banjarnegara, 1 Februari 2026 – Mengawali bulan Februari dengan penuh perenungan, jamaah Masjid Al-Mu’minun Perumahan Gayam Permai kembali berkumpul dalam Kajian Ahad Pagi yang khidmat. Kajian Ahad disampaikan oleh Ustadz Yusman,SHI, Topik yang diangkat kali ini cukup menyentak kesadaran kita semua, yakni mengenai fenomena kematian mendadak sebagai salah satu tanda semakin dekatnya hari kiamat.





 إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يُشَلَّ الْفَتَى (وفي رواية: أَنْ يَتَفَشَّى) مَوْتُ الْفَجْأَةِ، وَأَنْ تُتَّخَذَ الْمَسَاجِدُ طُرُقًا 

 "Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat adalah munculnya (tersebarnya) kematian mendadak, dan dijadikannya masjid-masjid sebagai jalanan (perlintasan)." (HR. Thabrani). 


Kematian Mendadak dan Masjid yang "Terasing" Dalam kajian tadi pagi, disampaikan bahwa Rasulullah SAW telah memberikan nubuat mengenai kondisi akhir zaman. Salah satu tandanya adalah ketika masjid hanya dijadikan tempat perlintasan atau "jalan-jalan" tanpa ditegakkan sholat di dalamnya, serta maraknya peristiwa kematian mendadak (mautul faja'ah). 
Secara medis, kita mungkin mengenalnya sebagai henti jantung atau penyebab lainnya. Namun, secara maknawi, ini adalah pengingat bahwa kesempatan bertaubat bisa tertutup kapan saja tanpa aba-aba sakit terlebih dahulu. 

Bagaimana Sikap Kita Sebagai Muslim? 
Menghadapi kenyataan bahwa maut bisa menjemput saat kita sedang bekerja, beristirahat, atau bahkan saat bercengkrama, kajian hari ini merangkum tiga langkah utama yang harus kita pegang teguh: 
  1. Yakini Takdir dengan Sepenuh Hati Kita harus mengimani bahwa ajal adalah rahasia Allah yang sudah tertulis di Lauh Mahfuzh. Keyakinan yang kuat pada takdir akan melahirkan ketenangan jiwa. Tidak ada yang bisa mempercepat atau menunda kematian jika waktunya telah tiba. Dengan meyakini ini, kita tidak akan merasa cemas berlebihan, melainkan menjadi lebih waspada dalam beramal. 
  2. Isti’adah (Memohon Perlindungan) Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk berlindung dari kematian mendadak yang buruk. Kita dianjurkan rutin memohon perlindungan kepada Allah agar jika maut datang menjemput, kita berada dalam kondisi terbaik (Husnul Khotimah). Mintalah perlindungan dari fitnah kehidupan dan kematian di setiap doa kita. 
  3. Memperbanyak Istighfar Karena kita tidak tahu kapan "pintu" dunia akan tertutup, maka Istighfar adalah kunci. Istighfar bukan hanya pembersih dosa, tapi juga penarik rahmat Allah. Jadikan lisan kita basah dengan permohonan ampun agar saat maut datang secara tiba-tiba, kalimat terakhir yang atau kondisi batin kita sedang dalam keadaan bertaubat kepada Allah SWT. 

Kajian pagi ini di Masjid Al-Mu’minun bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk mengajak warga Gayam Permai agar lebih bijak dalam memanfaatkan waktu. Mari kita makmurkan masjid kita bukan sekadar sebagai bangunan megah, tetapi sebagai rumah tempat kita bersujud dan menimba ilmu. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah kita dan mewafatkan kita semua dalam keadaan iman yang sempurna. Amin. Simak terus update kegiatan rutin dan ringkasan kajian Masjid Al-Mu'minun hanya di laman resmi warga: gayampermai-bna.blogspot.com.










Share:

Pembacaan Hadits Rutin Ba'da Sholat Maghrib

 


Perumahan Gayam Permai- Di sela keheningan senja Perumahan Gayam Permai, terdengar suara takzim yang membacakan riwayat-riwayat suci peninggalan Rasulullah SAW. Setiap harinya, Masjid Al-Mu’minun tidak hanya menjadi tempat sujud, tetapi juga bertransformasi menjadi taman ilmu melalui kegiatan rutin Pembacaan Hadits Shahih Bukhari sesaat setelah sholat Maghrib berjamaah. 
Tradisi Keilmuan di Tengah Pemukiman Kegiatan ini merupakan salah satu pilar dari berbagai agenda rutin yang dikelola oleh Takmir Masjid Al-Mu’minun. Jika biasanya waktu antara Maghrib dan Isya berlalu begitu saja, warga Gayam Permai memilih untuk mengisinya dengan duduk bersimpuh menyimak warisan intelektual Islam yang paling otentik. Yang membuat kegiatan ini terasa khidmat adalah keterlibatan langsung Imam Sholat Maghrib sebagai pembaca hadits. 
Hal ini menghidupkan kembali tradisi muwajahah (tatap muka) antara imam dan makmum, di mana ilmu disampaikan secara langsung, santun, dan menyejukkan. 

Mengapa Shahih Bukhari? 
Pemilihan Kitab Al-Jami' al-Musnad al-Shahih karya Imam Bukhari bukanlah tanpa alasan. Sebagai kitab yang menyandang gelar Ash-Shahhu al-Kutub ba’da Kitabillah (kitab paling shahih setelah Al-Qur'an), pembacaan hadits-hadits ini bertujuan untuk: 
Memurnikan Ibadah: Agar warga memahami tata cara ibadah dan muamalah yang sesuai dengan tuntunan Nabi SAW. 
Meneladani Akhlak: Menanamkan karakter mulia Rasulullah dalam kehidupan bertetangga di lingkungan perumahan. 
Mengisi Waktu Berkah: Memanfaatkan waktu baina al-isya’ain (antara dua waktu Isya) yang sangat mustajab untuk berdoa dan menuntut ilmu. 

Bagian dari Ekosistem Kegiatan Masjid 
Merujuk pada catatan kegiatan rutin di laman gayampermai-bna.blogspot.com, pembacaan hadits ini merupakan bagian integral dari upaya memakmurkan masjid. Masjid Al-Mu’minun tidak hanya menjadi pusat ibadah ritual, tetapi juga pusat edukasi bagi warga Gayam Permai, Banjarnegara. Suasana kekeluargaan sangat terasa saat satu per satu hadits dibacakan. Tak jarang, pesan-pesan singkat dalam hadits tersebut menjadi bahan renungan bagi jamaah dalam menghadapi dinamika kehidupan sehari-hari, mulai dari urusan keluarga hingga kebersihan lingkungan. 

Harapan ke Depan 
Takmir Masjid Al-Mu’minun berharap kegiatan ini terus istiqomah dan menjadi daya tarik bagi warga, khususnya generasi muda, untuk lebih mencintai masjid. Dengan memahami hadits, diharapkan setiap warga Gayam Permai dapat menjadi pribadi yang religius namun tetap moderat dan bermanfaat bagi sesama. Bagi Anda yang ingin mengetahui detail kegiatan rutin lainnya atau agenda besar di Masjid Al-Mu’minun, silakan terus pantau perkembangannya melalui blog resmi warga di https://gayampermai-bna.blogspot.com/. 
 Mari bersama-sama kita makmurkan masjid, kita terangi hati dengan cahaya hadits.



Share:

Menggapai Islam Kaffah: Catatan Kajian Ahad Pagi Masjid Al-Mu’minun

Suasana sejuk Ahad pagi di Perumahan Gayam Permai terasa lebih bermakna dengan hadirnya warga di Masjid Al-Mu’minun. Dalam kesempatan Kajian Rutin kali ini, kita berkesempatan menimba ilmu bersama Ustadz Retno Ahmad Pujiono, Lc. dengan tema sentral mengenai totalitas berislam dan waspada terhadap tipu daya setan. 
Kalimat Paling Utama
Mengawali kajiannya, Ustadz Retno mengingatkan kita pada dua kalimat yang sangat ringan di lisan namun berat di timbangan amal: Sebaik-baik doa adalah Alhamdulillah. Sebuah pengakuan bahwa segala nikmat hanya datang dari Allah. Sebaik-baik dzikir adalah Laa ilaha illallah. Kalimat tauhid yang menjadi kunci surga. 


Perintah Berislam Secara Totalitas (Kaffah)
 
Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali terjebak pada pengelompokan aspek kehidupan—mana yang urusan dunia dan mana yang urusan agama. Padahal, Allah SWT menghendaki umat-Nya untuk totalitas. Hal ini ditegaskan dalam QS. Al-Baqarah: 208: 

 "Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan (kaffah), dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu." 

Ustadz Retno menjelaskan dua kandungan utama dari ayat tersebut bagi kehidupan kita: 
1. Menghadirkan Allah dalam Segala Aspek 
Islam bukan hanya saat kita sujud di masjid. Islam harus hadir saat kita bekerja di kantor, berniaga di pasar, hingga dalam cara kita mencari nafkah. Pastikan harta yang dibawa pulang ke rumah adalah harta yang halal. Nabi SAW bersabda bahwa kesempurnaan iman seseorang diukur dari sejauh mana ia mampu menundukkan hawa nafsunya demi mengikuti syariat Allah. 
2. Mewaspadai Musuh yang Nyata 
Setan tidak akan pernah berhenti menjerat manusia. Mengutip penjelasan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, Ustadz Retno memaparkan 5 tingkatan jerat setan: 
  • Agar Kafir/Syirik: Target utama setan untuk memutus hubungan hamba dengan Sang Pencipta. 
  • Menjalankan Perkara Bid’ah: Mengajak manusia beribadah dengan cara yang tidak dituntunkan. 
  • Jatuh dalam Dosa Besar: Menggoda manusia dengan kemaksiatan yang besar. 
  • Menyibukkan pada Perkara Mubah: Membuat manusia terlena pada hal-hal yang tidak berpahala. 
  • Menyibukkan pada Hal yang Kurang Afdhol: Membuat kita sibuk dengan amalan baik, namun meninggalkan amalan lain yang jauh lebih utama (afdhol). 

Kehangatan Ramah Tamah:
 
Kontribusi Ibu-Ibu Asy-Syifa Setelah rohani dikenyangkan dengan ilmu, kegiatan pagi ini ditutup dengan momen yang sangat dinantikan, yaitu ramah tamah dan makan bersama. Momen kebersamaan ini terasa spesial berkat hidangan nikmat yang telah dipersiapkan dengan penuh cinta oleh Ibu-ibu Pengajian Asy-Syifa. Sambil menyantap hidangan, antar warga bisa saling bertegur sapa dan mempererat silaturahmi. Inilah wujud nyata dari Islam yang indah; bermula dari tholabul ilmi di dalam masjid, berlanjut dengan penguatan ukhuwah di teras masjid. 

Kajian pagi ini menjadi pengingat bagi kita seluruh warga Perumahan Gayam Permai untuk merefleksikan diri: Sudahkah Islam mewarnai setiap helai napas dan langkah kita? Semoga kita termasuk golongan yang mampu berislam secara kaffah dan senantiasa dalam lindungan Allah dari jerat setan. Sampai jumpa pada Kajian Rutin Ahad Pagi berikutnya. Mari makmurkan masjid kita, eratkan silaturahmi warga.
Share:

Subuh Berjama'ah Ahad, 4 Januari 2026


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Segenap warga Perumahan Gayam Permai dan sekitarnya, bagaimana kabar iman kita hari ini? Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan hidayah dan kesehatan kepada kita semua. 
Menghidupkan suasana Ahad pagi dengan ibadah adalah cara terbaik untuk mengisi kembali "baterai" spiritual kita setelah sepekan beraktivitas. Oleh karena itu, Takmir Masjid Al Mu’minun mengundang Bapak, Ibu, serta Saudara/i sekalian untuk hadir dalam rangkaian ibadah dan thalabul ilmi. Jadwal Kegiatan Catat waktu dan tempatnya agar tidak terlewat: 
Hari/Tanggal: Ahad, 4 Januari 2026 
Waktu: Dimulai dari Sholat Subuh Berjamaah (Tepat Waktu) 
Agenda: Kajian Rutin Ahad Pagi (Ba'da Subuh) 
Tempat: Masjid Al Mu’minun, Perumahan Gayam Permai, Banjarnegara 
Pemateri: Ustadz Ulil Albab Al Hafidz 

Mengapa Anda Harus Hadir? 
Keutamaan Subuh Berjamaah: "
Barangsiapa yang shalat subuh berjamaah, maka ia berada dalam jaminan Allah." (HR. Muslim). Ilmu dari Ahlinya: 
Bersama Ustadz Ulil Albab Al Hafidz, kita akan menyelami ilmu agama dengan kedalaman makna, insyaAllah akan membawa ketenangan dan pencerahan bagi hati kita. 
Mempererat Silaturahmi: Momen ini adalah kesempatan emas untuk saling bertegur sapa dan memperkuat ikatan ukhuwah antar sesama warga Gayam Permai. "Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim) Mari ajak keluarga, tetangga, dan sahabat untuk melangkahkan kaki menuju rumah Allah. Siapkan hati yang ikhlas dan catatan untuk merangkum faidah ilmu yang akan disampaikan. Sampai jumpa di Masjid Al Mu’minun! 
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kontak Informasi: Sekretariat Masjid Al Mu’minun – Perumahan Gayam Permai, Banjarnegara.
Share:

Kelompok dan Jadwal Ronda 2026

Pelaksanaan Ronda sebagai salah satu langkah preventif dalam menjaga keamanan lingkungan. Bermanfaat bagi semua warga. Namun demikian masih terdapat warga yang kurang menyadari hal tersebut. Salah satu indikatornya adalah banyak yang belum mengikuti kegiatan ini. Selain menjaga keamanan, kegiatan ronda efektif untuk pengumpulan dana dari warga. Melalui jimpitan yang diambil setiap melaksanakan ronda.Berikut Jadwal Ronda untuk bulan Januari s.d. Desember 2025 dengan Klik Halaman 1,2,3,4 dst untuk melihat jadwal bulan berikutna dibawah postingan: Jadwal Ronda Online
>
REGU 1
REGU 2
1 Ketua M. Susianto 1 Ketua Edi Priono
2 Anggota H. Sudarko 2 Anggota Bayu Budi Santosa
3 Anggota Rohmadi 3 Anggota Edy Sunaryo
4 Anggota M.Mudasir 4 Anggota Sarastiana
5 Anggota Hadi Saliman 5 Anggota Nurkholis
6 Anggota Marjono 6 Anggota Idit Hernowo
7 Anggota Aditya Latief B 7 Anggota Adityo Budi
REGU 3
REGU 4
1 Ketua Bambang Budi S 1 Ketua Dwi Budi P
2 Anggota Kasmuri 2 Anggota Agus Winarto
3 Anggota Y.Hari Susanto 3 Anggota Suparman
4 Anggota Adi Suyono 4 Anggota Poniman
5 Anggota Taufik Hidayat 5 Anggota Suposo
6 Anggota Riza Ardhi Febryan 6 Anggota
REGU 5
REGU 6
1 Ketua Robet Tricahyono 1 Ketua Surono
2 Anggota Lukman 2 Anggota Panggung S
3 Anggota Sujirno/Wahyu Nur 3 Anggota Lukman Jarir
4 Anggota Heri Sugiharto 4 Anggota Susianto
5 Anggota Suntoro 5 Anggota P Purwanto
6 Anggota Taufik Rachman
REGU 7
REGU 8
1 Ketua Ismanto 1 Ketua Suyadi
2 Anggota Nurvavik Krismiarto 2 Anggota FX Slamet
3 Anggota Trilas Priyatmo 3 Anggota Prayitno
4 Anggota Endro Yulianto 4 Anggota Yusman
5 Anggota Patria Wijaya 5 Anggota Zelfanya Surjianto
6 Anggota Eko Taufik
JADWAL RONDA
RT 06 RW 06 KEL.KUTABANJARNEGARA
PERUMAHAN GAYAM PERMAI

BULAN JANUARI 2026 Mengenal Tabel HTML
TGL
REGU
1
2
3
4
5
6
7
8
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17 >
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nop Des
Share:

Footer Link

Pengumuman

  1. Tamu yang menginap 1x24 jam harus lapor RT.
  2. Dilarang Parkir Mobil di Jalan Perumahan
  3. Segala Jenis Truk dilarang Memasuki Jalan Perumahan

info ronda

Pelaksanaan Ronda lingkungan dimulai pukul 22.00 WIB s.d. Menyesuaikan Kondisi

Recent Posts

POSTINGAN TERBARU

Recent Posts Widget