Bagi Sohibul Qurban: Jangan Potong Rambut dan Kuku Dulu!
Kajian Rutin Ahad Pagi Dilanjutkan Kordinasi Sohibul Qurban 1447 H
- Hari/Tanggal: Ahad, 17 Mei 2026
- Pasaran: Ahad Wage
- Waktu: Pukul 05.00 WIB (Ba’da Subuh)
- Tempat: Masjid Al Mu’minun, Perumahan Gayam Permai Banjarnegara
- Pemateri: Ustadz Yusman
Kajian Perdana Siroh Nabawiyah
Siroh Nabawiyah: Belajar dari Jejak Hidup Rasulullah ﷺ
Dalam perjalanan hidup seorang muslim, memahami ajaran Islam tidak cukup hanya dari sisi hukum atau ibadah semata. Kita membutuhkan teladan nyata bagaimana ajaran itu dijalankan dalam kehidupan sehari-hari. Di sinilah pentingnya mempelajari Siroh Nabawiyah.
Siroh bukan sekadar kisah sejarah, tetapi panduan hidup yang penuh hikmah dan relevan sepanjang zaman.
Apa Itu Siroh Nabawiyah?
Siroh Nabawiyah adalah perjalanan hidup Rasulullah ﷺ sejak lahir hingga wafat, yang mencakup berbagai fase penting:
- Masa sebelum kenabian
- Turunnya wahyu pertama
- Dakwah di Makkah
- Hijrah ke Madinah
- Pembangunan masyarakat Islam
Melalui siroh, kita tidak hanya membaca peristiwa, tetapi juga memahami nilai, kesabaran, dan strategi dalam menghadapi kehidupan.
Tujuan Mempelajari Siroh Nabawiyah
1. Menumbuhkan Cinta kepada Rasulullah ﷺ
Semakin mengenal beliau, semakin tumbuh kecintaan yang menjadi pondasi keimanan.
2. Menjadikan Rasulullah sebagai Teladan
Rasulullah ﷺ adalah uswah hasanah dalam seluruh aspek kehidupan, baik sebagai pemimpin, ayah, maupun sahabat.
3. Memahami Islam Secara Utuh
Siroh membantu memahami konteks turunnya ayat Al-Qur’an sehingga pemahaman menjadi lebih mendalam.
4. Menguatkan Iman dan Kesabaran
Perjalanan dakwah Rasulullah ﷺ penuh ujian, namun beliau tetap istiqomah. Ini menjadi pelajaran penting bagi kita.
5. Mengambil Hikmah Dakwah
Dakwah membutuhkan hikmah, kesabaran, dan strategi yang tepat. Semua ini dapat dipelajari dari siroh.
📅 Ahad Pahing
🎙 Pemateri: Ustadz Zein Faqih
📍 Masjid Al Mu'minun, Perumahan Gayam Permai
Penutup
Mempelajari siroh bukan hanya untuk menambah wawasan, tetapi untuk membentuk cara berpikir dan bertindak sesuai dengan teladan Rasulullah ﷺ.
Semoga kajian ini menjadi awal perjalanan kita untuk lebih mengenal, mencintai, dan meneladani Rasulullah ﷺ dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Harian, Mingguan, Bulanan dan Tahunan
Tauhid: Inti Kehidupan yang Menuntut Kedewasaan Berpikir
Tauhid: Inti Kehidupan yang Menuntut Kedewasaan Berpikir
Tauhid adalah inti dari ajaran Islam. Ia bukan sekadar konsep teologis, tetapi fondasi yang menyentuh langsung ke dalam jiwa manusia.
Namun demikian, membahas tauhid bukanlah perkara yang sederhana. Ia termasuk kajian yang sensitif, baik secara internal umat Islam maupun eksternal.
Perlu Batasan agar Tidak Salah Paham
Dalam membahas tauhid, diperlukan batasan yang jelas agar tidak terjadi kesalahpahaman dan saling menuduh.
Kedewasaan dalam memahami tauhid bukan hanya pada dalil, tetapi pada adab dalam menyikapi perbedaan.
Tauhid dan Kedewasaan Berpikir
- Memahami dalil secara proporsional
- Tidak tergesa-gesa dalam menilai
- Mengedepankan adab
- Menjaga persatuan umat
Penutup
Semoga Allah SWT membimbing kita untuk istiqomah dalam tauhid dan menjadikan kita pribadi yang bijak dalam menyikapi perbedaan.















.jpeg)




.png)

%20(Wallpaper%20Desktop).png)

