Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Media sosial (Medsos) Gayam Permai

Dalam era digital saat ini, media sosial memiliki peran penting sebagai sarana komunikasi yang cepat, efektif, dan mudah diakses oleh masyarakat. Menyadari hal tersebut, Perumahan Gayam Permai memanfaatkan berbagai platform media sosial dan website resmi sebagai media informasi, dokumentasi, serta komunikasi antara pengurus dan warga.

Tujuan Pengelolaan Media Sosial
Pengelolaan media sosial Perumahan Gayam Permai bertujuan untuk:
Mengkomunikasikan kegiatan warga seperti kerja bakti, rapat warga, perayaan hari besar, dan kegiatan sosial lainnya. Menyampaikan hasil kerja pengurus, termasuk pembangunan fasilitas, perawatan lingkungan, serta program kerja yang telah dilaksanakan. Mengumumkan kegiatan yang akan datang, agar seluruh warga dapat memperoleh informasi secara cepat dan merata. Meningkatkan partisipasi dan kebersamaan warga melalui interaksi yang positif di media digital. Membangun citra lingkungan yang aktif, transparan, dan harmonis. 

Platform Media Sosial yang Digunakan
Untuk menjangkau seluruh lapisan warga, Perumahan Gayam Permai menggunakan beberapa platform berikut:

1. Facebook

Facebook digunakan sebagai media utama untuk: Pengumuman resmi kegiatan warga Dokumentasi kegiatan dalam bentuk foto dan video Informasi hasil rapat dan keputusan bersama Diskusi dan interaksi antarwarga Platform ini efektif karena banyak warga yang sudah terbiasa menggunakannya.

2. Instagram

Instagram difokuskan pada konten visual, seperti: Dokumentasi kegiatan lingkungan Infografis pengumuman kegiatan Highlight hasil kerja pengurus Momen kebersamaan warga Konten Instagram disajikan secara menarik dan informatif untuk membangun kesan positif lingkungan perumahan.

3. X (Twitter)

Platform X digunakan untuk: Informasi singkat dan cepat Pengumuman mendadak atau pengingat kegiatan Update singkat terkait kondisi lingkungan X sangat efektif untuk penyampaian informasi ringkas dan real-time.

4. TikTok

TikTok dimanfaatkan untuk: Video pendek kegiatan warga Dokumentasi kerja bakti dan acara kebersamaan Konten edukatif seputar lingkungan dan keamanan perumahan Media ini bertujuan menjangkau generasi muda dan meningkatkan ketertarikan warga terhadap kegiatan lingkungan.

5. Website Resmi

Website menjadi pusat informasi resmi Perumahan Gayam Permai, berisi: Profil perumahan dan struktur kepengurusan Arsip pengumuman dan kegiatan Laporan hasil kerja dan program pengurus Informasi penting yang dapat diakses kapan saja Website berfungsi sebagai dokumentasi jangka panjang dan sumber informasi terpercaya.

6. Microsite S.Id
Memberikan link yang mengarah kepada semua media sosial yang ada. sehingga mempermudah mengaksesnya.

Dengan hadirnya media sosial dan website resmi, Perumahan Gayam Permai berkomitmen untuk menciptakan komunikasi yang terbuka, transparan, dan partisipatif. Diharapkan seluruh warga dapat memanfaatkan dan mendukung media ini sebagai sarana bersama untuk membangun lingkungan perumahan yang aman, nyaman, dan harmonis.
Share:

Rapat Pengurus RT Akhir Tahun 2025

BANJARNEGARA – Menjelang penghujung tahun 2025, pengurus dan warga RT 06 RW 05 Kelurahan Kutabanjarnegara menggelar rapat rutin sekaligus evaluasi akhir tahun pada Selasa, 23 Desember 2025. Rapat yang dipimpin oleh Ketua RT, Bapak Dwi Budi Prasojo, SKM, ini fokus pada penguatan kerukunan warga dan transparansi program kerja.
Salah satu poin utama yang menjadi perhatian dalam rapat kali ini adalah laporan dari Seksi Keamanan terkait ronda dan penjadwalan ronda tahun 2026. Hasil Jimpitan ronda dilaporkan oleh bendahara 2 dan juga laporan keuangan dari bendahara 1, bendahara pembangunan. Juga bersama diposting di Instagram di sini.

Penguatan Jimpitan
Seksi Keamanan melaporkan bahwa tradisi jimpitan di wilayah RT 06 masih berjalan dengan sangat baik dan konsisten. Dalam laporannya, perwakilan Sie Keamanan menyampaikan beberapa hal penting terkait hasil jimron:
Realisasi Dana: Melaporkan total perolehan dana jimpitan selama satu tahun terakhir yang dikumpulkan setiap malam melalui ronda. 
Pemanfaatan Dana: Dana jimpitan tersebut telah dialokasikan kembali untuk kepentingan warga, sarana listrik lingkungan yang mati, pengadaan gerobah samaph dan lain-lain.
Evaluasi Kedisiplinan: Sie Keamanan memberikan apresiasi kepada warga atas kedisiplinan meletakkan jimpitan di depan rumah, yang secara tidak langsung membuktikan bahwa warga peduli terhadap sistem keamanan lingkungan. "Jimpitan bukan sekadar nominal uangnya, tapi merupakan simbol kepedulian warga. 
Dengan adanya jimpitan, petugas ronda otomatis berkeliling memantau setiap rumah, sehingga keamanan lingkungan tetap terjaga," ujar Sie Keamanan dalam laporannya.

Laporan Seksi Lainnya
Selain bidang keamanan, rapat juga mendengarkan laporan dari:
Seksi Kebersihan: Mengenai jadwal pengangkutan sampah dan pemeliharaan taman RT. Pengadaan gerobaj sampah baru
Seksi Ekonomi & Sosial: Mengenai laporan kas rutin dan persiapan bantuan sosial akhir tahun. 
Seksi Pembangunan: Mengenai evaluasi fisik sarana prasarana di lingkungan RT 06. 

Arahan Ketua RT
Bapak Dwi Budi Prasojo, SKM, dalam arahannya menyampaikan terima kasih atas kinerja Sie Keamanan dan bendahara dalam pengelolaan jimpitan secara transparan. Beliau berharap sistem ini terus dipertahankan sebagai ciri khas gotong royong warga Gayam Permai.
Rapat diakhiri dengan doa bersama dan komitmen untuk menyambut tahun 2026 dengan semangat pelayanan yang lebih baik bagi seluruh warga RT 06.


Share:

Lomba 17-an: Video Meriahkan HUT RI Ke-80 dengan Semangat Anak-Anak!

Perumahan Gayam Permai Banjarnegara baru saja disemarakkan oleh tawa riang dan semangat juang anak-anak dalam merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80. Lomba 17-an yang diselenggarakan oleh para remaja Gayam Permai ini sukses besar, membuktikan bahwa semangat gotong royong dan kreativitas bisa menciptakan perayaan yang tak terlupakan.
Acara yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 10 Agustus 2025 ini berhasil menarik perhatian puluhan anak-anak yang antusias mengikuti berbagai perlombaan unik. Panitia remaja Gayam Permai menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mengelola seluruh rangkaian acara. Dengan persiapan matang dan ide-ide kreatif, mereka berhasil menyulap area perumahan menjadi arena permainan yang seru.
Ada beberapa mata lomba yang dipertandingkan, dan semuanya dijamin menguji ketangkasan serta kesabaran para peserta cilik.
Memasukkan Sedotan ke dalam Botol:
Lomba ini menuntut ketelitian dan fokus. Anak-anak harus beradu cepat memasukkan sedotan satu per satu ke dalam botol dengan tangan di belakang. Setiap sedotan yang masuk disambut sorak sorai penonton, menambah keseruan kompetisi.
Parak Lele:
Dalam lomba ini, anak-anak harus berjalan di atas tali sambil membawa ember berisi air. Keseimbangan dan konsentrasi jadi kunci untuk tidak menumpahkan air. Tawa pecah saat ada peserta yang goyah, namun semangat pantang menyerah mereka patut diacungi jempol.
Pecah Air:
Lomba ini mungkin yang paling seru dan mengundang gelak tawa. Dengan mata tertutup, anak-anak harus memecahkan plastik berisi air yang digantung. Komando dari teman-teman di sekitar jadi panduan penting, menciptakan momen-momen lucu yang menghibur.
Tiup Botol:
Tak kalah menantang, lomba tiup botol menguji kekuatan napas. Peserta harus meniup botol hingga jatuh. Meski terlihat mudah, butuh strategi dan napas panjang untuk bisa jadi pemenangnya.
Makan Kerupuk:
Lomba klasik yang tak pernah absen! Anak-anak berjuang menghabiskan kerupuk yang digantung tanpa bantuan tangan. Lomba ini selalu jadi primadona, di mana wajah-wajah serius saat mencoba menggigit kerupuk berpadu dengan tawa saat kerupuk bergoyang tak mau diam.
Suksesnya acara ini tak lepas dari kerja keras panitia remaja. Mereka membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh warga Gayam Permai untuk mengelola lomba anak-anak ini dijalankan dengan baik. Mereka tidak hanya mengorganisir, tapi juga menciptakan suasana yang penuh kehangatan dan semangat kebersamaan.
Lomba 17-an di Gayam Permai bukan sekadar ajang mencari pemenang, tapi juga sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat kebersamaan sejak dini. Ini adalah bukti nyata bahwa kemerdekaan bisa dirayakan dengan cara yang sederhana namun bermakna, menanamkan nilai-nilai luhur perjuangan kepada generasi penerus. 
Selamat ulang tahun, Indonesiaku! Mari terus gelorakan semangat ini di setiap langkah kita.
Share:

Laporan Pelaksanaan Kegiatan HUT RIke-80 Tahun 2025

Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 tahun 2025 di Perumahan Gayam Permai tahun ini berlangsung meriah dan penuh makna. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan untuk memperingati hari bersejarah ini, melibatkan partisipasi aktif dari seluruh warga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Timeline Kegiatan :


Berikut adalah laporan singkat mengenai rangkaian acara yang telah terselenggara:

Persiapan dan Pemasangan Atribut Kemerdekaan (1 Agustus 2025)

Sebagai penanda dimulainya rangkaian acara, pada tanggal 1 Agustus 2025 seluruh warga bergotong royong memasang Bendera Merah Putih, Layur, dan Lampu Hias di depan rumah masing-masing. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Seksi Keindahan dan Kebersihan Lingkungan, memastikan setiap sudut lingkungan terlihat semarak dan bersih. Pemandangan bendera yang berkibar serentak dan lampu hias yang berkelap-kelip menciptakan suasana kemerdekaan yang kental dan membangkitkan semangat nasionalisme.


Pekan Perlombaan Anak dan Keluarga (5–10 Agustus 2025)

Rangkaian acara dilanjutkan dengan Pekan Lomba Anak-anak dan Remaja yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 10 Agustus 2025. Berbagai lomba seru diadakan untuk menguji kreativitas dan sportivitas anak-anak, seperti lomba balap karung, makan kerupuk, hingga menggambar. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana untuk mempererat tali persaudaraan antar warga.



Puncak Acara: Senam, Jalan Sehat, dan Lomba Dawis (10 Agustus 2025)

Pada hari Minggu, 10 Agustus 2025, suasana pagi di lingkungan kita dipenuhi keceriaan. Acara dimulai tepat pukul 06.30 WIB dengan Senam Sehat yang diikuti oleh seluruh warga dengan penuh semangat. Setelah itu, dilanjutkan dengan Jalan Santai dengan rute yang sudah ditentukan, melewati GP, Rejasa, Legok, dan berakhir kembali di GP. Semua peserta kompak mengenakan dress code nuansa merah putih yang membuat suasana semakin meriah. Setelah lelah berjalan santai, warga berkumpul untuk makan bersama dengan hidangan yang sudah disiapkan. 
Momen ini dimanfaatkan untuk saling berbincang dan mengakrabkan diri. Acara kemudian dilanjutkan dengan Lomba Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang mengundang gelak tawa, seperti Estafet Lagu, Estafet Sarung, dan Gendong Ember. Di tengah-tengah acara, anak-anak juga berkesempatan untuk saling bertukar kado yang unik, di mana kado tersebut dibungkus dengan kertas koran. Momen ini mengajarkan nilai kesederhanaan dan kebersamaan. 



Malam Resepsi Kemerdekaan (16 Agustus 2025)

Rangkaian perayaan HUT RI ke-80 ditutup dengan Malam Resepsi Kemerdekaan pada tanggal 16 Agustus 2025, dimulai pukul 19.30 WIB. Acara ini menjadi panggung bagi anak-anak untuk menunjukkan bakatnya melalui kreasi gerak dan lagu yang menghibur. Malam resepsi dibuka dengan sambutan-sambutan hangat dari Ketua Panitia dan Ketua RT. 
Dalam sambutannya, mereka mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh warga yang telah menyukseskan acara ini. Kehadiran dan antusiasme warga membuat malam resepsi terasa semakin istimewa dan menjadi penutup yang manis untuk seluruh rangkaian kegiatan. Secara keseluruhan, perayaan HUT RI ke-80 tahun ini berjalan sukses berkat kerja sama dan semangat kebersamaan seluruh warga. Semoga semangat persatuan ini terus terjaga dan menjadi bekal bagi kita untuk membangun lingkungan yang lebih baik di masa depan.

Share:

Jami'iyyatul Qur'an: Menghidupkan Tradisi Khataman Al-Qur'an Bulanan di Masjid Al-Mu'minun

Jami'iyyatul Qur'an adalah sebuah inisiatif mulia yang berupaya menumbuhkan dan menguatkan keistiqomahan dalam berinteraksi dengan Al-Qur'an. Salah satu kegiatan primadona yang secara rutin diselenggarakan adalah Khataman Al-Qur'an dengan target 1 hari 1 juz. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen para anggotanya untuk senantiasa menyambung tali silaturahmi dengan kalamullah, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. 
Secara berkala, setiap awal bulan, tepatnya pada tanggal 1, Jami'iyyatul Qur'an menyelenggarakan acara khataman bersama. Ini adalah momen kebersamaan di mana setiap peserta berkesempatan untuk menyetorkan bacaan satu juz Al-Qur'an yang telah mereka selesaikan dalam sehari sebelumnya. Aktivitas ini tidak hanya mendorong disiplin dalam membaca, tetapi juga mempererat ukhuwah islamiyah di antara para peserta.
Untuk bulan Juli 2025, Khataman Al-Qur'an Jami'iyyatul Qur'an akan dilaksanakan pada :
Hari/ tanggal   : Selasa, 1 Juli 2025
Waktu       : Ba'da Sholat Isya. 

Acara penuh berkah ini akan bertempat di Masjid Al-Mu'minun, Perumahan Gayam Permai. Kehadiran di masjid ini diharapkan dapat menambah kekhusyukan dan keberkahan dalam setiap lantunan ayat suci. Kegiatan ini akan dipimpin oleh Ustadz Yusman, S.HI, seorang sosok yang tidak hanya memiliki kedalaman ilmu agama, tetapi juga dikenal akan bimbingannya yang menyejukkan. Bimbingan beliau diharapkan dapat memotivasi seluruh jamaah untuk terus meningkatkan kualitas interaksi mereka dengan Al-Qur'an, baik dalam hal tilawah, tadabbur, maupun pengamalan. 
Jami'iyyatul Qur'an melalui kegiatan khataman satu juz sehari ini bukan sekadar wadah untuk membaca Al-Qur'an, melainkan sebuah gerakan moral untuk menanamkan kecintaan mendalam terhadap kitab suci. Dengan istiqomah berinteraksi dengan Al-Qur'an, diharapkan setiap individu dapat merasakan ketenangan jiwa, bimbingan hidup, serta keberkahan dalam setiap langkahnya. Mari bersama-sama bergabung dalam barisan pencinta Al-Qur'an ini, mengukir jejak kebaikan dan meraih syafaat-Nya di dunia dan akhirat.
Share:

Sekadar Jumlah Buku yang Dibaca ?

Budaya membaca di Inggris membuka jendela pemahaman yang penting tentang akar permasalahan rendahnya literasi di Indonesia. Anda secara tepat menyoroti bahwa persoalannya tidak sesederhana jumlah buku yang dibaca, melainkan menyentuh aspek yang lebih mendasar dalam sistem pendidikan dan budaya kita. Paradoks "Literasi" Digital: Poin Anda tentang kebiasaan membaca komentar online memang ironis. Di satu sisi, masyarakat kita aktif dalam menyerap informasi digital. Namun, aktivitas ini seringkali bersifat fragmentaris, dangkal, dan tidak terstruktur, jauh berbeda dengan proses membaca buku atau artikel yang mendalam dan analitis. "Membaca" dalam konteks ini lebih kepada konsumsi informasi instan, bukan penguasaan pengetahuan yang komprehensif. 
Membunuh Keberanian Bertanya: Analisis Anda mengenai bagaimana sistem pendidikan kita cenderung menghargai jawaban cepat dan menghukum pertanyaan adalah inti dari masalah ini. Budaya kelas yang demikian menciptakan iklim di mana: Bertanya dianggap aib: Murid yang bertanya seringkali dicap kurang pintar atau lambat memahami. Rasa malu dan takut dihakimi menghambat keinginan untuk bertanya. 
Jawaban adalah tujuan utama: Fokus pada hafalan dan reproduksi jawaban yang benar dalam ujian menggeser esensi pembelajaran yang seharusnya berpusat pada pemahaman dan eksplorasi. Kritis dianggap resisten: Sikap mempertanyakan atau mencari sudut pandang lain seringkali disalahartikan sebagai ketidakpatuhan atau bahkan pemberontakan. Akibatnya, generasi yang tumbuh dalam sistem ini kehilangan rasa ingin tahu alami mereka. Mereka terbiasa menjadi penerima pasif informasi, bukan pencari aktif pengetahuan. Kemampuan untuk berpikir kritis, menganalisis informasi secara mendalam, dan merumuskan pertanyaan yang relevan menjadi terhambat. 
Pergeseran Paradigma yang Dibutuhkan: Gagasan Pak Rizal tentang "revolusi kultural" sangat relevan. Perubahan struktural dalam kurikulum atau fasilitas pendidikan saja tidak akan cukup jika tidak diiringi dengan perubahan mendasar dalam cara kita memandang proses belajar dan mengajar. Beberapa poin penting yang perlu dipertimbangkan: Merayakan pertanyaan: Sekolah dan lingkungan belajar harus menciptakan ruang aman dan inklusif di mana pertanyaan dihargai sebagai wujud keingintahuan dan langkah awal menuju pemahaman yang lebih baik. 
Guru perlu memfasilitasi diskusi yang mendorong siswa untuk bertanya dan mengeksplorasi berbagai perspektif. Fokus pada proses, bukan hanya hasil: Penilaian tidak seharusnya hanya berorientasi pada jawaban yang benar, tetapi juga pada kemampuan siswa dalam merumuskan pertanyaan yang baik, melakukan riset, menganalisis informasi, dan mengkomunikasikan pemikiran mereka secara efektif. Ide Anda tentang ujian yang berfokus pada pembuatan pertanyaan sangat menarik dan patut dipertimbangkan. 
Menumbuhkan budaya membaca yang menyenangkan: Membaca seharusnya tidak menjadi beban atau kewajiban, tetapi sebuah kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Menyediakan akses ke buku yang beragam dan menarik, serta menciptakan kegiatan yang mempromosikan kecintaan membaca sejak dini, sangatlah penting. Contoh di Inggris di mana anak-anak membaca karena ingin tahu, bukan karena disuruh, adalah cerminan dari budaya membaca yang kuat. Mendorong pembelajaran sepanjang hayat (Learn, Unlearn, Relearn): Konsep ini menekankan pentingnya fleksibilitas dan adaptabilitas dalam belajar. Kita perlu terus belajar, melepaskan pemahaman lama yang tidak lagi relevan, dan belajar kembali dengan perspektif yang lebih segar. Ini membutuhkan keberanian untuk mengakui ketidaktahuan dan terus mencari pemahaman yang lebih mendalam. 
Rendahnya literasi di Indonesia bukan semata-mata persoalan kurangnya minat membaca buku. Akar masalahnya lebih dalam, terkait dengan sistem pendidikan dan budaya yang kurang menghargai pertanyaan, terlalu fokus pada jawaban, dan belum sepenuhnya menumbuhkan budaya membaca yang didasari oleh rasa ingin tahu. Literasi yang sesungguhnya adalah kemampuan untuk berpikir kritis, memahami informasi secara mendalam, dan memiliki keberanian untuk terus bertanya. Untuk meningkatkan literasi, kita perlu melakukan revolusi kultural dalam cara kita melihat belajar dan menumbuhkan generasi yang tidak hanya rajin menjawab, tetapi juga gemar bertanya dan memahami.
Share:

Ayam Melihat Malaikat, Keledai Melihat Setan: Fakta atau Mitos?

Fenomena tentang keledai yang melihat setan dan ayam yang melihat malaikat seringkali dikaitkan dengan hadis Nabi Muhammad SAW. Berikut bunyi hadisnya:

 “Apabila engkau mendengar suara ayam jantan, maka mintalah karunia kepada Allah, karena ia (ayam) melihat malaikat. Sedangkan bila engkau melihat ringkikan keledai, maka berlindunglah kepada Allah dari setan, karena dia (keledai) melihat setan.” (HR Bukhari dan Muslim)

Hadis tersebut menjelaskan bahwa ayam dapat melihat malaikat, dan keledai dapat melihat setan. Namun, bagaimana hal ini dapat dijelaskan secara ilmiah? 

 Penjelasan Ilmiah 
Secara ilmiah, belum ada penelitian yang secara pasti membuktikan bahwa ayam dapat melihat malaikat dan keledai dapat melihat setan. Namun, ada beberapa penjelasan yang mungkin dapat menjelaskan fenomena ini: 
Perbedaan Penglihatan 
Ayam memiliki penglihatan yang lebih tajam daripada manusia. Mereka dapat melihat spektrum warna yang tidak dapat dilihat oleh manusia. Hal ini mungkin saja membuat mereka dapat melihat entitas yang tidak dapat dilihat oleh manusia. 
Sensitivitas Terhadap Energi 
Beberapa hewan, termasuk keledai, diyakini lebih sensitif terhadap energi tertentu yang tidak dapat dirasakan oleh manusia. Energi ini mungkin saja merupakan energi yang dipancarkan oleh makhluk halus, seperti setan. 
Perilaku Alami Ayam seringkali berkokok saat melihat sesuatu yang tidak biasa, seperti cahaya atau gerakan. Hal ini mungkin saja merupakan reaksi alami mereka terhadap kehadiran malaikat. 
Sementara itu, keledai seringkali meringkik saat merasa takut atau terancam. Hal ini mungkin saja merupakan reaksi alami mereka terhadap kehadiran setan. 

Penjelasan Spiritual 
Selain penjelasan ilmiah, ada juga penjelasan spiritual mengenai fenomena ini. Dalam kepercayaan Islam, malaikat adalah makhluk yang diciptakan dari cahaya, sedangkan setan adalah makhluk yang diciptakan dari api. Ayam, sebagai hewan yang memiliki penglihatan yang tajam, mungkin saja dapat melihat cahaya yang dipancarkan oleh malaikat. Sementara itu, keledai, sebagai hewan yang lebih sensitif terhadap energi tertentu, mungkin saja dapat merasakan energi negatif yang dipancarkan oleh setan. Kesimpulan Meskipun belum ada bukti ilmiah yang pasti, fenomena tentang keledai yang melihat setan dan ayam yang melihat malaikat tetap menjadi hal yang menarik untuk dipelajari. Baik penjelasan ilmiah maupun spiritual memiliki perannya masing-masing. Pada akhirnya, keyakinan tentang hal ini kembali kepada kepercayaan masing-masing individu.
Share:

Amalan-Amalan Pilihan: Saat Malaikat Memohon Ampun untukmu

Pengajian rutin 
Kelompok Ibu-Ibu Pengajian Asy Syifa
Ustadz : Susianto,SKM
Jumat, 10 Januari 2025

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci. Rasulullah SAW bersabda, 
“Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci”. (Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37) 
2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.
Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia'” (Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Muslim no. 469) 
3. Orang-orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah. 
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang – orang) yang berada pada shaf – shaf terdepan” (Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra’ bin ‘Azib ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130) 
4. Orang-orang yang menyambung shaf pada sholat berjamaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf). 
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf” (Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272) 
5. Para malaikat mengucapkan ‘Amin’ ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah. 
Rasulullah SAW bersabda, “Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu”. (Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 782) 
6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat. 
Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat akan selalu bershalawat ( berdoa ) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, ‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia'” (Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini) 
7. Orang-orang yang melakukan shalat shubuh dan ‘ashar secara berjama’ah. 
Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat ‘ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ‘ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat'” (Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir) 
8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan. 
Rasulullah SAW bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan'” (Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda’ ra., Shahih Muslim no. 2733) 
9. Orang-orang yang berinfak. 
Rasulullah SAW bersabda, “Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit'” (Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010) 
10. Orang yang sedang makan sahur. 
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa ) kepada orang-orang yang sedang makan sahur” Insya Allah termasuk disaat sahur untuk puasa “sunnah” (Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar ra., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519) 
11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit. 
Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh” (Imam Ahmad meriwayatkan dari ‘Ali bin Abi Thalib ra., Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, “Sanadnya shahih”) 
12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain. 
Rasulullah SAW bersabda, “Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain” (Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343).
13. Orang yang selalu mengajak kebaikan.



Share:

Kawasan Tanpa Rokok: Udara Sehat, Hidup Lebih Baik


Demi melindungi warga terhadap penyakit dampak dari merokok, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara menetapkan kawasan tanpa rokok (KTR). Kawasan yang diberlakukan terutama untuk kawasan publik. KTR tersebut berdasarkan pada Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2019 tentang kawasan tanpa rokok. Sekda Banjarnegara, Indarto sosialisasikan aturan teknis yang membatasi area iklan rokok dan melarang promosi produk tembakau di fasilitas umum pada Perda No 3 Tahun 2019 merupakan penataan kawasan bebas asap rokok dan berikan perlindungan kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil. 
Disampaikan oleh Sekda bahwa kawasan tanpa rokok sebagai upaya perlindungan kesehatan bagi masyarakat untuk Banjarnegara yang sehat dan layak anak, dalam sosialisasi terkait dengan kawasan tanpa rokok pada hari rabu 30 Oktober 2024. 
Aturan teknis terkait pembatasan area iklan rokok dan larangan promosi produk tembakau di dekat fasilitas umum turut diperkenalkan kepada masyarakat. Indarto menekankan bahwa kebijakan ini memerlukan tindakan nyata untuk mengurangi paparan iklan rokok, khususnya pada anak-anak usia sekolah. 
Pada kegiatan itu dilaporkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Banjarnegara, dr. Latifah Hesti Purwaningtyas bahwa  tingkat kepatuhan dalam penerapan KTR mulai dimonitor melalui aplikasi e-monev dari Kementerian Kesehatan, yang menempatkan Banjarnegara pada peringkat 32 dari 514 kabupaten/kota. hal ini masih diperlukan peningkatan, terutama pada fasilitas pendidikan. 

Dalam Perda tersebut yang termasuk kawasan tanpa rokok meliputi semua fasilitas umum yang digunakan oleh masyarakat termasuk di dalamnya antara lain fasilitas kesehatan, tempat belajar mengajar, tempat ibadah dan angkutan umum.
Model Contextual Teaching Learning (CTL)
Tutorial Blog | SEO | HTML | CSS | jQuery|
http://www.sarastiana.com

Model Cooperative Learning
Tutorial Blog | SEO | HTML | CSS | jQuery|
http://www.sarastiana.com

Model Discovery Learning
Tutorial Blog | SEO | HTML | CSS | jQuery|
http://www.sarastiana.com

Model Inquiry Based Learning (IBL)
Tutorial Blog | SEO | HTML | CSS | jQuery|
http://www.sarastiana.com

Deep Learning
Tutorial Blog | SEO | HTML | CSS | jQuery|
http://www.sarastiana.com

Share:

Progres RLH (Rumah Layak Huni)

 


Program pembangunan rumah layak huni bantuan dari Baznas tahun 2024 Alhamdulillah mencapai 80%. Bantuan ini diperuntukan bagi keluarha yang kurang beruntung dari segi ekonomi. Pada tahun ini diajukan 1 keluarga, yaitu Bp. Kasdi. Jl. Arjuna. Rumah dengan ukuran 4x7 meter.





Share:

Footer Link

Pengumuman

  1. Tamu yang menginap 1x24 jam harus lapor RT.
  2. Dilarang Parkir Mobil di Jalan Perumahan
  3. Segala Jenis Truk dilarang Memasuki Jalan Perumahan

info ronda

Pelaksanaan Ronda lingkungan dimulai pukul 22.00 WIB s.d. Menyesuaikan Kondisi

Recent Posts

POSTINGAN TERBARU

Recent Posts Widget