Gayam Permai, Banjarnegara – Memasuki pertengahan bulan suci Ramadhan 1447 H, tepatnya pada Jumat, 13 Maret 2026, jamaah Masjid Al-Mu’minun mendapatkan pencerahan berharga mengenai "Adab dalam Berdoa". Materi yang disampaikan oleh Bapak Lukman Jarir ini menjadi pengingat penting bahwa dalam berkomunikasi dengan Sang Pencipta, ada tata krama yang harus dijaga agar doa kita lebih mustajab.
Berikut adalah poin-poin utama adab berdoa yang perlu kita amal
kan:
kan:
1. Memulai dengan Pujian dan Shalawat
Bapak Lukman menekankan bahwa doa tidak boleh langsung dimulai dengan permintaan. Layaknya kita meminta sesuatu kepada sesama manusia, ada "protokol" yang harus diikuti saat menghadap Allah SWT.
Memuji Allah: Awali dengan membaca Tahmid atau menyebut Asmaul Husna.
Shalawat Nabi: Bershalawat kepada Rasulullah ﷺ di awal dan di akhir doa adalah kunci agar doa kita tidak terhenti di antara langit dan bumi.
2. Menghadirkan Hati dan Rasa Rendah Diri
Seringkali kita berdoa hanya di lisan, sementara pikiran melayang ke urusan dunia. Bapak Lukman mengingatkan:
"Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai dan lengah."
Beliau mengajak warga Gayam Permai untuk menunjukkan rasa butuh yang amat sangat (iftiqar) kepada Allah, karena kita hanyalah hamba yang lemah tanpa pertolongan-Nya.
3. Mencari Waktu-Waktu Mustajab
Dalam kajiannya, beliau juga menyarankan untuk memanfaatkan momen-momen istimewa di bulan Ramadhan untuk memperbanyak doa, di antaranya:
Saat Berbuka Puasa: Di mana doa orang yang berpuasa tidak akan tertolak.
Waktu Sahur (Sepertiga Malam Terakhir): Saat Allah turun ke langit dunia untuk mengabulkan permintaan hamba-Nya.
Di Antara Adzan dan Iqamah: Waktu yang sering terabaikan namun sangat mulia untuk memohon.
4. Husnuzan (Berprasangka Baik) kepada Allah
Salah satu adab yang paling penting adalah tidak tergesa-gesa. Jangan sampai kita berhenti berdoa karena merasa doa kita belum dikabulkan. Bapak Lukman berpesan agar kita selalu berprasangka baik bahwa Allah akan memberikan yang terbaik di waktu yang paling tepat.
Ramadhan adalah bulan doa. Melalui kajian Bapak Lukman Jarir, kita diingatkan bahwa doa adalah ibadah itu sendiri. Dengan menjaga adab, kita bukan hanya berharap keinginan kita terkabul, tapi kita sedang menunjukkan kemuliaan akhlak kita di hadapan Allah SWT.
Semoga di sisa hari Ramadhan ini, setiap doa yang kita panjatkan di Masjid Al-Mu’minun menjadi wasilah datangnya rahmat dan hidayah bagi keluarga dan lingkungan kita.







No comments:
Post a Comment