Apakah Mulut di Dalam Kandungan Berfungsi? Sebuah Persamaan Pahala Di Dunia?



Alam kubur adalah sebuah keniscayaan yang akan dijumpai oleh siapa pun, meski ada juga sebagian orang yang mengingkari akan adanya kehidupan setelah kematian. Alam kubur merupakan sebuah penyeimbang lantaran kehidupan dunia tak selalu menghadirkan keadilan. 
Terdapat beberapa amalan (baik dan buruk) yang eksesnya akan langgeng hingga ke alam kubur. “Apabila seorang manusia meninggal, maka putuslah amalnya, kecuali tiga hal; sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak salih yang mendoakannya.” (HR. Muslim dan Ahmad).
Kita bisa melogika bahwa apa yang disampaikan hadits masyhur di atas benar adanya. Harta ibarat benih. Ia bisa tumbuh dan berkembang jika diinvestasikan dengan benar. Maka ketika kita menanam benih kebaikan, buahnya pun adalah kebaikan. 
Terdapat 5 alam yaitu Alam Ruh, Alam Kandungan, Alam Dunia, Alam Kubur dan Alam Akhiran. 
Kita membayangkan bagaimana fungsi alat indra kita saat di alam kandungan? Pasti saat itu apa yang sekarang di dunia ini menjadi hal yang utama untuk melakukan segala sesuatu, mulai dari kaki, tangan, mulut, mata dan telinga menjadi hal yang tidak berguna saat dikandungan. Tetapi ketika di Alam dunia kelima panca indra kita akan sangat berguna dengan kegunaan dan fungsi yang masing-masing. 
Demikian juga ada yang berkata ibadah, sholat, puasa tapi kok ya tidak kaya. Infak juga tidak terus menjadi kaya. Itulah ibarat panca indra kita di alam kubur. Ibadah-sholat puasa, infak sodaqoh akan sangat berguna ketika kita berada di alam lain yaitu Alam Kubur. 
Ketika jenazah diberangkatkan ke liang landak, ada yang mengikuti/mengiringi yaitu saudara, harta dan Amal Ibadah. Ketika Jenazah sudah dikuburkan adakah yang akan mengikuti? Ya benar ada,ketika saudara dan harta meninggalkan janazah, Amal Ibadah kitalah yang akan terus bersama dengan jenazah menemani kita, mengikuti kita bahkan memberi safaat kepada jenazah ketika di alam kubur.
Bayangkanlah ketika kita menginfakkan Al-Quran ke masjid, musala, atau panti asuhan, menyumbang kursi roda ke rumah sakit, atau membantu biaya operasional sebuah panti asuhan. Saat harta kita terus menebarkan kemanfaatan, saat itulah pahala akan terus mengalir tiada henti. 
Demikian halnya ilmu yang manfaat. Menuntut dan menyebarkan ilmu kebaikan bahkan dimasukkan dalam bagian jihad fi sabilillah lantaran ilmu yang merupakan dasar dari segala amal ibadah. Ibadah-ibadah semacam salat, puasa, atau haji, mensyaratkan adanya ilmu untuk bisa diterima kesahannya. Maka bisa dibayangkan ketika ilmu-ilmu kebaikan yang kita ajarkan selalu diamalkan oleh orang lain. Pahala yang sama juga akan mengalir ke catatan amal kita yang akan menemani kita di alam kubur.





Share:

No comments:

Post a Comment

Pengumuman

  1. Tamu yang menginap 1x24 jam harus lapor RT.
  2. Dilarang Parkir Mobil di Jalan Perumahan
  3. Segala Jenis Truk dilarang Memasuki Jalan Perumahan

info ronda

Pelaksanaan Ronda lingkungan dimulai pukul 22.00 WIB s.d. Menyesuaikan Kondisi

Recent Posts

POSTINGAN TERBARU

Recent Posts Widget