Riwayat Perintah Berkurban


Kajian rutin Ahad pagi tanggal 4 Juni 2023 bersama Ustadz Yusman, SHI bertema tentang Riwayat Perintah Berkurban. Perintah berkurban pertama pada keturan Nabi Adam yaitu Habil dan Qobil, keduanya mempersembahkan kurban sesuai dengan pencahariannya. Yang dipersembahan Qobil karena sebagai petani maka mempersembahkan sayuran hasil pertanian. Sedangkan Habil mempersembahkan Domba yang terbaik. Dan yang diterima adalah qurban dari Habil.Begitu seterusnya sampai terjadi pembunuhan manusia yang pertama di dunia, yang dilakukan Qobil kepada Habil karena akumulasi kedengkiannya.
Perintah berkurban berikutnya diturunkan kepada Nabi Ibrahim AS yang termasuk nabi terbaik dan mendapatkan julukan ulul azmi. Cerita tersebut dimulai dari keinginan Nabi Ibrahim akan hadirnya seorang putra dan tidak hanya menjadi sejarah qurban tetapi juga sejarah pelaksanaan ibadah haji hingga air zamzam. Diceritakan bahwa dahulu Nabi Ibrahim menginginkan seorang putra. Bahkan hingga usianya menua, beliau masih belum memiliki keturunan. 
Akan tetapi, Nabi Ibrahim tidak pernah berhenti berdoa kepada Allah SWT untuk dianugerahi seorang putra yang soleh. Karena doanya yang sungguh-sungguh dan kesabarannya, akhirnya Allah mengabulkan doa tersebut. Istri kedua Nabi Ibrahim yang bernama Siti Hajar akhirnya melahirkan seorang putra yang kemudian diberi nama Ismail. Tentu saja, Nabi Ibrahim sangat menyayangi putra satu-satunya yang sudah dinantikannya cukup lama itu. Akan tetapi, beberapa lama kemudian Allah memerintahkan Nabi Ibrahim untuk membawa Siti Hajar dan Ismail ke Mekah. Kemudian mereka bermukim di sana yang nantinya akan di bangun Ka’bah sebagai kiblat salat umat muslim di seluruh dunia.

Setelah Ismail tumbuh lebih besar menjadi anak yang cerdas, berbudi baik dan soleh, Nabi Ibrahim mendapatkan mimpi dan diperintahkan untuk menyembelih putra kesayangannya. Tentu saja Nabi Ibrahim menjadi sedih karena hal itu. Akan tetapi, Nabi Ibrahim tetap menyampaikan perintah dari Allah yang ada di mimpinya tersebut kepada putranya Ismail dan meminta pendapatnya mengenai perintah tersebut. Mendengar hal tersebut Ismail tanpa ragu menerima perintah dari Allah SWT. Hingga akhirnya sampailah di hari penyembelihan Ismail. 
Nabi Ibrahin telah mempersiapkan sebilah pedang yang diasahnya cukup tajam agar nantinya tidak menyakiti Ismail ketika dirinya disembelih. Diletakkannya pedang tersebut di leher Ismail dalam keadaan telungkup. Ketika Nabi Ibrahim hendak memotong leher Ismail, digantikanlah Ismail dengan seekor domba oleh malaikat Jibril. Selesai sudah ujian yang diberikan oleh Allah SWT untuk menguji ketaatan dan keikhlasan dari Nabi Ibrahim dan Ismail.



Share:

No comments:

Post a Comment

Footer Link

Pengumuman

  1. Tamu yang menginap 1x24 jam harus lapor RT.
  2. Dilarang Parkir Mobil di Jalan Perumahan
  3. Segala Jenis Truk dilarang Memasuki Jalan Perumahan

info ronda

Pelaksanaan Ronda lingkungan dimulai pukul 22.00 WIB s.d. Menyesuaikan Kondisi

Recent Posts

POSTINGAN TERBARU

Recent Posts Widget