Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Perumahan Gayam Permai, Banjarnegara, diawali pada Minggu, 10 Agustus 2025. Salah satu lomba yang paling dinanti adalah Lomba Sambung Lagu yang diikuti oleh para ibu-ibu dari setiap Dasa Wisma (Dawis). Lomba ini tidak hanya menguji memori dan kekompakan tim, tetapi juga membawa kembali kenangan nostalgia melalui lagu-lagu populer dari masa lalu.
Lomba yang diadakan di lapangan terbuka ini dipenuhi sorak sorai dan tawa riang. Setiap tim Dawis memiliki ciri khas dan lagu andalan yang berbeda.
Dawis 1 Anggrek memulai lomba dengan penuh percaya diri. Mereka membawakan lagu "Bukalah Kacamatamu" dari Rano Karno. Dengan suara yang kompak, mereka berhasil menyanyikan lagu tersebut hingga selesai.
Dawis 2 Anyelir tidak mau kalah. Mereka mengambil tantangan dengan lagu "Kisah Kasih di Sekolah" yang dipopulerkan oleh Obbie Messakh. Lirik lagu yang puitis dan melodi yang sendu membuat penonton ikut bernyanyi.
Dawis 3 Bougenville menyajikan penampilan yang tak kalah menarik. Mereka membawakan lagu "Rindu Aku Rindu Kamu" dari Doel Sumbang. Penampilan mereka berhasil membuat suasana menjadi lebih meriah dan penuh semangat.
Dawis 4 Wijaya Kusuma menutup lomba dengan lagu "Madu dan Racun" dari Bill n Brod. Lirik lagu yang sederhana namun bermakna membuat penonton terbawa suasana.
Meskipun persaingan berlangsung sengit, semangat kekeluargaan dan sportivitas tetap menjadi yang utama. Semua peserta menunjukkan bakat dan kreativitas mereka dalam menyanyikan lagu-lagu tersebut. Lomba Sambung Lagu ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan juga wadah untuk mempererat tali silaturahmi antar-warga.
Melalui kegiatan ini, warga Perumahan Gayam Permai menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kebersamaan dan keceriaan. Lomba Sambung Lagu berhasil menjadi penutup yang manis untuk rangkaian perayaan HUT RI ke-80.
Video 1: Bukalah Kacamatamu .
Video 2: Kisah Kasih di Sekolah
Video 3 : Rindu Aku Rindu Kamu
Video 4 : Madu dan Racun
Tetap semangat dan bersyukur meski hidup tidak semudah melantunkan lagu kenangan
ReplyDeleteSetuju
DeleteAkur banget
Delete