Gayam Permai, Banjarnegara – Suasana syahdu menyelimuti Masjid Al-Mu’minun Perumahan Gayam Permai pada fajar pertama bulan suci ini. Rabu, 18 Februari 2026, bertepatan dengan 1 Ramadhan 1447 H, warga berkumpul dalam khidmatnya Kajian Subuh perdana yang disampaikan oleh Ustadz Akbar.
Dalam kajian pembuka ini, Ustadz Muhammad Akbar menekankan bahwa Ramadhan bukanlah sekadar bulan pergantian kalender, melainkan sebuah hadiah khusus dari Allah SWT untuk umat Nabi Muhammad SAW.
Ramadhan: Hadiah Spesial bagi Umat Akhir Zaman
Ustadz Akbar membuka tausiyahnya dengan mengingatkan bahwa Allah memberikan kekhususan pada bulan ini yang tidak dimiliki bulan-bulan lainnya.
"Ramadhan adalah ruang waktu yang dipilih Allah untuk menurunkan rahmat-Nya secara melimpah. Jika kita menyia-nyiakannya, maka rugilah kita, karena belum tentu kita akan berjumpa kembali dengan Ramadhan di tahun mendatang," pesan beliau.
Al-Qur'an: Alasan Utama Kemuliaan Ramadhan
Mengapa Ramadhan begitu istimewa? Jawabannya ada pada peristiwa Nuzulul Qur'an. Ustadz Akbar menjelaskan bahwa kemuliaan bulan ini berakar dari diturunkannya mukjizat terbesar, yakni Al-Qur'an.
"Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia..." (QS. Al-Baqarah: 185).
Beliau mengajak warga Gayam Permai untuk menjadikan Ramadhan 1447 H ini sebagai momentum untuk kembali berinteraksi secara intens dengan Al-Qur'an. Berinteraksi bukan hanya sekadar membaca (tilawah), tapi juga mendengarkan (sama’), merenungi makna (tadabbur), hingga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan tetangga.
Menghargai Hasil Perjuangan Rasulullah SAW
Di sela-sela kajian, Ustadz Akbar menyentuh sisi emosional jamaah dengan mengingatkan bahwa sampainya Al-Qur'an dan risalah Islam ke tangan kita hari ini adalah hasil perjuangan darah dan air mata Rasulullah SAW.
"Al-Qur'an yang kita baca dengan tenang di masjid yang nyaman ini adalah buah dari perjuangan berat Baginda Nabi di masa lalu. Maka, cara terbaik kita menghargai perjuangan beliau adalah dengan tidak membiarkan Al-Qur'an hanya berdebu di rak-rak lemari kita selama Ramadhan," tegasnya.
Spirit Ibadah Warga Gayam Permai
Antusiasme warga dalam kajian subuh ini menjadi awal yang baik bagi kehidupan spiritual di Perumahan Gayam Permai selama sebulan ke depan. Mari kita isi hari-hari ke depan dengan memperbanyak interaksi dengan Kalamullah.
Semoga di Ramadhan 1447 H ini, Allah SWT menggolongkan kita sebagai hamba-hamba-Nya yang mendapatkan syafaat Al-Qur'an.






.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
No comments:
Post a Comment