Menata Hati Bersama Bapak Suyadi, S.Pd., M.Pd.

Banjarnegara, 23 Februari 2026 – Suasana khidmat menyelimuti malam keenam Ramadhan 1447 H di Masjid Al-Mu’minun, Perumahan Gayam Permai. Selepas salat Isya berjamaah, para jamaah menyimak ceramah tarawih yang disampaikan oleh Bapak Suyadi, S.Pd., M.Pd. Beliau membawakan tema yang sangat relevan dengan tujuan puasa, yaitu "Hati yang Bersih" (Qolbun Salim).
Sebagai seorang pendidik, Bapak Suyadi menyampaikan materinya dengan sangat terstruktur dan menyentuh sisi kemanusiaan yang mendalam.

1. Hati sebagai Penentu Kebaikan Jasad 
Mengawali ceramahnya, Bapak Suyadi mengutip hadis Rasulullah SAW yang sangat populer tentang segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruh jasad, dan jika ia rusak, maka rusaklah seluruh jasad. "Ramadhan bukan sekadar menahan lapar fisik, tapi 'puasa' hati dari penyakit-penyakit yang mengotori jiwa," terang beliau. Hati yang bersih adalah aset paling berharga yang akan dibawa menghadap Allah kelak, sebagaimana disebut dalam Al-Qur'an sebagai Qolbun Salim. 

2. Musuh Hati: Iri, Dengki, dan Sombong 
Bapak Suyadi menjelaskan bahwa di lingkungan sosial, termasuk di lingkungan perumahan, hati sering kali diuji dengan penyakit internal.
Iri dan Dengki: Merasa tidak senang atas nikmat orang lain. Sombong: Merasa lebih baik dari sesama. "Di bulan penuh ampunan ini, mari kita 'cuci' hati kita. Bersihkan dari rasa benci kepada tetangga, buang jauh-jauh rasa bangga diri yang berlebihan, dan ganti dengan rasa syukur serta kasih sayang," ajak beliau kepada jamaah warga Gayam Permai.
 
3. Literasi Hati melalui Ramadhan 
Beliau juga menekankan bahwa orang yang memiliki hati yang bersih cenderung memiliki pikiran yang positif (husnudzon). Di era informasi yang cepat ini, hati yang bersih menjadi filter agar kita tidak mudah terhasut oleh berita bohong atau prasangka buruk kepada sesama. Ramadhan melatih kita untuk jujur pada diri sendiri. Kejujuran itulah yang menjadi langkah awal menuju pembersihan hati. 

4. Indikator Hati yang Bersih 
Di akhir tausiyahnya, Bapak Suyadi memaparkan ciri-ciri orang yang mulai berhasil membersihkan hatinya selama Ramadhan: 
  • Mudah Memaafkan: Tidak menyimpan dendam atas kesalahan orang lain. 
  • Senang Melihat Orang Lain Bahagia: Tidak ada rasa sesak saat tetangga mendapat nikmat. 
  • Tenang dalam Ibadah: Shalat dan tadabbur Al-Qur'an terasa lebih nikmat dan meresap ke dalam jiwa. 
Ceramah tarawih malam ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa target akhir Ramadhan bukan hanya perubahan pola makan, melainkan transformasi hati. Semoga melalui bimbingan Bapak Suyadi, S.Pd., M.Pd., kita semua dimampukan untuk memiliki hati yang bersih hingga hari kemenangan tiba.




Share:

Pelaksanaan Penceramah Tarawih 1447 H

Tabel Pelaksanaan Penceramah Tarawih 1447 H
18 Februari 2026 19 Februari 2026 20 Februari 2026
image
Penceramah: Bp.Panggung S
Tema : Doa-Doa di Ajarkan Nabi
image
Penceramah: Bp.Bambang
Tema :
image
Penceramah: Bp.Suyadi
Tema : Hati Yang Bersih (Qolbun Salim)
21 Februari 2026 22 Februari 2026 23 Februari 2026
image
Penceramah: Bp.Dwi Budi P
Tema : Umur Yang Berkah
image
Penceramah: Bp.Nurkholis
Tema :Syariat Lintas Zaman
image
Penceramah: Bp.M.Susyanto
Tema : Hati Yang Bersih (Qolbun Salim)
24 Februari 2026 25 Februari 2026 26 Februari 2026
image
Penceramah: Bp.Panggung S
Tema : Doa-Doa di Ajarkan Nabi
image
Penceramah: Bp.Bambang
Tema :
image
Penceramah: Bp.Suyadi
Tema : Hati Yang Bersih (Qolbun Salim)
27 Februari 2026 28 Februari 2026 1 Maret 2026
image
Penceramah: Bp.Eko Sadino
Tema : Doa-Doa di Ajarkan Nabi
image
Penceramah: Bp.Panggung S
Tema :
image
Penceramah: Bp.Nurkholis
Tema : Hati Yang Bersih (Qolbun Salim)
2 Maret 2026 3 Maret 2026 4 Maret 2026
image
Penceramah: Bp.Bambang
Tema : Doa-Doa di Ajarkan Nabi
image
Penceramah: Bp.Bambang,MPd
Tema :
image
Penceramah: Bp.Dwi budi P
Tema : Hati Yang Bersih (Qolbun Salim)
5 Maret 2026 6 Maret 2026 7 Maret 2026
image
Penceramah: Bp.Panggung S
Tema : Doa-Doa di Ajarkan Nabi
image
Penceramah: Bp.Bambang,MPd
Tema :
image
Penceramah: Bp.N. Krismiarto
Tema : Hati Yang Bersih (Qolbun Salim)
8 Maret 2026 9 Maret 2026 10Maret 2026
image
Penceramah: Bp.Idit H
Tema : Doa-Doa di Ajarkan Nabi
image
Penceramah: Bp.Eko Sadino
Tema :
image
Penceramah: Hanif
Tema : Hati Yang Bersih (Qolbun Salim)
11 Maret 2026 12 Maret 2026 13 Maret 2026
image
Penceramah: Hasan
Tema : Doa-Doa di Ajarkan Nabi
image
Penceramah: Ufuk
Tema :
image
Penceramah: Amorita
Tema : Hati Yang Bersih (Qolbun Salim)
14 Maret 2026 15 Maret 2026 16 Maret 2026
image
Penceramah: Danu
Tema : Doa-Doa di Ajarkan Nabi
image
Penceramah: Nayla
Tema :
image
Penceramah: Azkya
Tema : Hati Yang Bersih (Qolbun Salim)
17 Maret 2026 18 Maret 2026 19 Maret 2026
image
Penceramah: Faza
Tema : Doa-Doa di Ajarkan Nabi
image
Penceramah: Azki
Tema :
image
Penceramah: Adya
Tema : Hati Yang Bersih (Qolbun Salim)
Share:

Menyucikan Diri: Catatan Kajian Wudhu bersama Ustadz Akmal

Gayam Permai, Banjarnegara – Memasuki hari keempat Ramadhan 1447 H, suasana fajar di Masjid Al-Mu’minun Perumahan Gayam Permai terasa semakin sejuk. Sabtu, 21 Februari 2026, jamaah kembali berkumpul untuk menyimak kajian subuh yang disampaikan oleh Ustadz Akmal. Tema yang diangkat kali ini sangat mendasar namun krusial bagi keabsahan ibadah kita: Fiqih Wudhu. 

Ustadz Akmal membuka kajian dengan mengingatkan bahwa wudhu bukan sekadar rutinitas membasuh air ke kulit, melainkan syarat sahnya shalat dan sarana penggugur dosa. 

1. Rukun Wudhu: Tiang Keabsahan 
Ustadz Akmal menekankan bahwa rukun wudhu adalah hal yang wajib ada. Jika salah satu ditinggalkan, maka wudhu tersebut tidak sah. Berdasarkan pandangan mayoritas ulama, terdapat 6 rukun wudhu: 
  • Niat: Dilakukan di dalam hati saat air pertama kali menyentuh bagian wajah. 
  • Basuh Wajah: Batasannya adalah dari tumbuhnya rambut kepala hingga dagu, dan dari telinga kanan hingga telinga kiri. 
  • Basuh Kedua Tangan: Wajib menyertakan kedua siku. 
  • Mengusap Sebagian Kepala: Meski hanya beberapa helai rambut. 
  • Basuh Kedua Kaki: Hingga kedua mata kaki. 
  • Tertib: Dilakukan secara berurutan, tidak boleh melompat-lompat. 
2. Sunah-Sunah Wudhu: 
Penyempurna Pahala Agar wudhu kita memberikan keberkahan yang lebih, Ustadz Akmal mengajak jamaah untuk menghidupkan kembali sunah-sunah Rasulullah SAW dalam berwudhu, di antaranya: 
  • Membaca Basmalah di awal wudhu. 
  • Bersiwak atau menggosok gigi (sangat dianjurkan sebelum wudhu). 
  • Mencuci kedua telapak tangan hingga pergelangan sebelum memulai rukun. 
  • Berkumur-kumur dan Istinsyaq (menghirup air ke hidung). 
  • Mendahului anggota tubuh bagian kanan (tayamun). 
  • Membasuh masing-masing anggota wudhu sebanyak tiga kali. 
  • Mengusap kedua telinga (luar dan dalam). 
  • Membaca doa setelah selesai wudhu. 

3. Pesan Khusus: 
Wudhu di Bulan Ramadhan Ustadz Akmal memberikan catatan penting bagi orang yang sedang berpuasa. Dalam hal Istinsyaq (menghirup air ke hidung) dan berkumur-kumur, Rasulullah SAW menganjurkan untuk bersungguh-sungguh kecuali bagi orang yang sedang berpuasa.  "Saat Ramadhan, lakukanlah secara wajar, jangan terlalu kuat menghirup air ke hidung agar air tidak masuk ke kerongkongan yang dapat membatalkan puasa," jelas beliau. 

4. Hikmah Spiritual Wudhu 
Menutup kajiannya, Ustadz Akmal mengingatkan bahwa air wudhu kelak akan menjadi cahaya (ghurran muhajjalin) bagi umat Nabi Muhammad SAW di hari kiamat. Wudhu adalah bentuk "distilasi" ruhani yang mempersiapkan hamba untuk menghadap Sang Pencipta dalam keadaan suci lahir dan batin. Semoga dengan memahami kembali rukun dan sunah wudhu ini, kualitas shalat kita di bulan Ramadhan semakin meningkat. Mari kita jadikan setiap tetesan air wudhu sebagai penghapus dosa dan pembawa ketenangan hati.





Share:

Gallery Ramadhan ke-2

Kajian Tarawih

Kajian Subuh
Share:

Footer Link

Pengumuman

  1. Tamu yang menginap 1x24 jam harus lapor RT.
  2. Dilarang Parkir Mobil di Jalan Perumahan
  3. Segala Jenis Truk dilarang Memasuki Jalan Perumahan

info ronda

Pelaksanaan Ronda lingkungan dimulai pukul 22.00 WIB s.d. Menyesuaikan Kondisi

Recent Posts

POSTINGAN TERBARU

Recent Posts Widget