Showing posts sorted by date for query lomba. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query lomba. Sort by relevance Show all posts

Semarak Resepsi HUT Kemerdekaan RI ke-81

Penyampaian Kilas Balik Sejarah RI

Banjarnegara – 15 Agustus 2026 Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, warga Perumahan Gayam Permai kembali menggelar acara Resepsi HUT Kemerdekaan RI ke-81 pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026. Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat nasionalisme. Kegiatan resepsi menjadi salah satu rangkaian acara peringatan HUT RI ke-81 yang telah dipersiapkan oleh warga. 
Sebelumnya, berbagai kegiatan telah dilaksanakan, di antaranya lomba anak-anak, senam sehat, jalan santai, makan bersama, serta lomba ibu-ibu. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan antarwarga Perumahan Gayam Permai.  
Sambutan Ketua Panitia Acara resepsi diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia HUT RI ke-81, Bapak Eko Sadino. Dalam sambutannya, Ketua Panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan HUT RI ke-81. Dukungan, gotong royong, serta antusiasme warga menjadi bagian penting sehingga seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi warga untuk mempererat persaudaraan dan membangun lingkungan yang semakin rukun.  
Setelah sambutan Ketua Panitia, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua RT 6 RW 5, Bapak Dwi Budi Prasojo. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pentingnya menjaga kerukunan, kebersamaan, dan kepedulian antarwarga. Semangat kemerdekaan hendaknya tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kehidupan sehari-hari dengan saling membantu, menghormati, dan menjaga lingkungan bersama. Kegiatan seperti peringatan HUT RI menjadi salah satu sarana untuk memperkuat rasa persatuan di lingkungan masyarakat.  
Kilas Balik Sejarah Kemerdekaan  
Salah satu acara yang menarik dalam resepsi HUT RI ke-81 adalah Kilas Balik Sejarah yang disampaikan oleh Bapak Sudarko. Melalui sesi ini, warga diajak kembali mengingat perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Kemerdekaan yang dinikmati saat ini tidak diperoleh dengan mudah, tetapi melalui perjuangan, pengorbanan, persatuan, dan semangat pantang menyerah para pahlawan. Kilas balik sejarah menjadi pengingat bagi generasi saat ini agar tidak melupakan perjuangan para pendahulu. Semangat para pahlawan perlu diteruskan dalam bentuk pengabdian, menjaga persatuan, bekerja dengan baik, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan bangsa.  
Pembagian Hadiah Lomba  
Suasana semakin meriah ketika memasuki acara pembagian hadiah berbagai lomba HUT RI ke-81. Hadiah diberikan kepada para pemenang lomba yang telah mengikuti rangkaian kegiatan sebelumnya. Kegiatan lomba tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi hiburan yang mempertemukan anak-anak, remaja, bapak-bapak, dan ibu-ibu dalam suasana yang penuh kegembiraan. Pembagian hadiah juga menjadi bentuk apresiasi kepada seluruh peserta yang telah ikut memeriahkan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81.  
Penampilan Ibu-Ibu Dawis  
Kemeriahan resepsi semakin terasa dengan adanya penampilan dari Ibu-Ibu Dawis 1 sampai dengan Dawis 4. Penampilan tersebut menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian warga. Dengan semangat dan kekompakan, ibu-ibu dari masing-masing kelompok Dawis turut memberikan hiburan dalam acara malam resepsi. Kehadiran penampilan dari kelompok Dawis menunjukkan bahwa peringatan HUT RI bukan hanya menjadi kegiatan panitia, tetapi merupakan kegiatan bersama seluruh warga. Setiap kelompok memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dan memberikan warna dalam perayaan kemerdekaan.  
Merawat Kebersamaan dan Semangat Gotong Royong  
Rangkaian peringatan HUT RI ke-81 di Perumahan Gayam Permai menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kebersamaan di lingkungan tempat tinggal. Mulai dari persiapan kegiatan, pelaksanaan berbagai lomba, hingga malam resepsi, semuanya membutuhkan partisipasi dan dukungan dari banyak pihak. Dari sinilah nilai gotong royong, kepedulian, dan kekeluargaan dapat terus tumbuh. Peringatan HUT Kemerdekaan juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarwarga, terutama setelah setiap hari disibukkan dengan aktivitas masing-masing. Melalui kegiatan bersama, warga dapat kembali berkumpul, berinteraksi, bercanda, dan saling mengenal dengan lebih dekat.  
Dirgahayu Republik Indonesia Acara Resepsi HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Perumahan Gayam Permai berlangsung dengan penuh keakraban dan kegembiraan. Berbagai rangkaian acara yang telah dilaksanakan menjadi kenangan bersama sekaligus memperkuat semangat persatuan warga. Semoga semangat kemerdekaan, gotong royong, kerukunan, dan kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipelihara dan ditingkatkan dalam kehidupan sehari-hari.  
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! Bersatu, Gotong Royong, dan Terus Berkarya untuk Indonesia. Semoga Perumahan Gayam Permai senantiasa menjadi lingkungan yang rukun, nyaman, aman, dan penuh kebersamaan. Merdeka! Merdeka! Merdeka!




Share:

Semarak Jalan Santai HUT RI 81


Banjarnegara – 9 Agustus 2026 Suasana penuh keceriaan dan kebersamaan terasa di Perumahan Gayam Permai, Banjarnegara, pada Minggu, 9 Agustus 2026. Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga Perumahan Gayam Permai mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas dengan penuh semangat, mulai dari senam sehat, jalan santai, makan bersama, hingga berbagai lomba yang menghibur. 
Senam Sehat Membuka Rangkaian Kegiatan 
Kegiatan diawali dengan senam sehat bersama. Warga, baik Bapak-Bapak maupun Ibu-Ibu, mengikuti gerakan senam dengan penuh antusias. Suasana semakin meriah karena kegiatan ini menjadi kesempatan bagi warga untuk berolahraga sekaligus bersilaturahmi. Senam bersama bukan hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarwarga. Canda, tawa, dan semangat kebersamaan terlihat sejak awal kegiatan. 
Jalan Santai Penuh Kebersamaan Setelah senam sehat, kegiatan dilanjutkan dengan jalan santai. Warga berjalan bersama menyusuri lingkungan sekitar dengan suasana yang santai dan penuh kegembiraan. Jalan santai menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan karena dapat diikuti oleh berbagai kalangan. Anak-anak, ibu-ibu, bapak-bapak, hingga warga lanjut usia dapat turut serta menikmati kegiatan bersama. Selain menjaga kesehatan, kegiatan ini menjadi ajang untuk mempererat rasa kekeluargaan dan membangun kebersamaan antarwarga Perumahan Gayam Permai.  



Makan Bersama, Menambah Keakraban  
Setelah selesai jalan santai, warga kemudian berkumpul untuk menikmati makan bersama. Hidangan yang dinikmati bersama semakin menciptakan suasana akrab dan hangat. Makan bersama menjadi simbol sederhana tentang pentingnya kebersamaan. Tidak sekadar menikmati makanan, warga dapat bercengkerama, berbagi cerita, dan semakin mengenal satu sama lain.  
Lomba Seru dan Mengundang Tawa  
Kemuncak kegiatan semakin meriah dengan dilaksanakannya berbagai perlombaan khas peringatan Hari Kemerdekaan. Perlombaan tidak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga kekompakan, ketangkasan, dan tentunya mampu menghadirkan gelak tawa. Dua lomba yang menjadi perhatian warga adalah Estafet Sarung dan Nyunggi Tampah. Estafet Sarung menguji kekompakan dan kerja sama peserta dalam memindahkan sarung dari satu peserta ke peserta lainnya.  
Keseruan semakin terasa ketika masing-masing kelompok berusaha menyelesaikan tantangan dengan cepat namun tetap kompak. Sementara itu, lomba Nyunggi Tampah menghadirkan tantangan tersendiri. Peserta harus menjaga keseimbangan sambil membawa tampah di atas kepala. Tingkah peserta yang berusaha mempertahankan keseimbangan membuat suasana perlombaan semakin seru dan mengundang tawa para penonton. Antusiasme warga terlihat begitu besar. Bukan semata-mata mengejar kemenangan, tetapi lebih kepada menikmati kebersamaan dan menciptakan kenangan indah bersama keluarga serta tetangga.  
Merawat Kebersamaan Warga  
Rangkaian kegiatan 9 Agustus 2026 di Perumahan Gayam Permai menunjukkan bahwa kegiatan sederhana dapat menjadi sarana yang sangat berarti untuk membangun kebersamaan. Senam sehat, jalan santai, makan bersama, dan lomba menjadi satu rangkaian yang menyatukan warga dalam suasana sehat, guyub, rukun, dan penuh kegembiraan. Semangat kemerdekaan bukan hanya diwujudkan melalui upacara dan kegiatan seremonial, tetapi juga melalui semangat gotong royong, persaudaraan, kekompakan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga hubungan kekeluargaan antarwarga Perumahan Gayam Permai semakin erat. 
Dirgahayu Republik Indonesia! 
Terus bergerak, terus sehat, terus kompak, dan terus menjaga semangat kebersamaan di Perumahan Gayam Permai Banjarnegara.
Share:

Garis Finis Sudah Dekat! Saatnya Sprint Ramadhan

Memasuki Selasa pagi, 17 Maret 2026, suasana Kajian Subuh di Masjid Al-Mu’minun terasa kian membara. Di saat banyak orang mulai merasa lelah, kajian kali ini justru mengajak jamaah untuk melakukan "sprint" atau lari kencang di sisa hari-hari terakhir Ramadhan 1447 H. Berikut adalah intisari dari refleksi pagi yang sangat menggugah yang disampaikan oleh Ustadz Yusman, SHI:  
1. Ramadhan adalah Lomba Maraton,  
Bukan Lari Pendek Ustadz dalam kajiannya memberikan analogi yang sangat menarik. Ramadhan bukanlah lari sprint 100 meter yang selesai dalam sekejap, melainkan sebuah lomba maraton sepanjang 30 hari. Dalam maraton, kunci utamanya adalah konsistensi dan keistiqomahan dalam menjaga ritme napas serta tenaga. Banyak orang yang semangat di awal (minggu pertama), namun mulai bertumbangan di tengah jalan. Namun, seorang pelari sejati tahu bahwa kemenangan ditentukan di kilometer terakhir.  
2. Saatnya Melakukan "Sprint" di Akhir  
Kini, saat kita berada di penghujung Ramadhan, inilah saatnya melakukan sprint. Jika sebelumnya kita sudah istiqomah dengan ritme yang stabil, maka di hari-hari terakhir ini kita harus menambah kecepatan. I’tikaf: Menjemput Lailatul Qadar dengan memperbanyak berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah. Tadabbur Al-Qur'an: Bukan sekadar mengejar target khatam, tapi semakin mendalami maknanya di sisa waktu yang ada. Shalat Malam: Mengencangkan ikat pinggang untuk memperlama sujud dan memperbanyak doa.  


3. Belajar dari 9 Sahabat Nabi: Kaya Raya namun Bertakwa  
Ustadz juga mematahkan mitos bahwa untuk menjadi ahli ibadah seseorang harus meninggalkan dunia. Beliau mencontohkan bahwa dari 10 sahabat yang dijamin masuk surga, 9 di antaranya adalah orang-orang yang kaya raya. Sebut saja Abdurrahman bin Auf atau Utsman bin Affan. Kekayaan mereka tidak menghalangi mereka untuk menjadi "pelari maraton" terbaik di jalan Allah. Justru dengan kekayaan tersebut, mereka melakukan sprint amal jariyah. "Hingga detik ini, ribuan tahun setelah mereka tiada, pahala ibadah dan wakaf mereka masih terus mengalir deras. Inilah wujud nyata dari keberhasilan mengelola dunia untuk akhirat."  
4. Menjaga Ritme Hingga Idul Fitri  
Keistiqomahan yang dibangun selama Ramadhan harus dijaga agar tidak "kempes" setelah garis finis dilewati. Sprint di akhir Ramadhan ini bertujuan agar saat Idul Fitri tiba, kita benar-benar keluar sebagai pemenang yang telah memberikan kemampuan terbaik kita. 
Melalui Kajian Subuh 17 Maret ini, kita diingatkan bahwa jangan sampai kita kalah di garis finis. Mari kita kencangkan sepatu "ibadah" kita, fokuskan pandangan pada rida Allah, dan lakukan sprint terakhir dengan i’tikaf dan kedermawanan seperti para sahabat Nabi.
Share:

Memuliakan Ramadhan: Bekal Menuju Kampung Akhirat yang Kekal

Gayam Permai Banjarnegara – Suasana syahdu menyelimuti Masjid kita pada pagi ini, Ahad, 15 Februari 2026. Dalam kegiatan Pengajian Subuh yang rutin dilaksanakan, Ustadz Retno Ahmad Pujiono, Lc. menyampaikan pesan-pesan mendalam mengenai persiapan kita menyambut tamu agung, bulan suci Ramadhan, yang sudah di ambang pintu. 
Berikut adalah ringkasan mutiara hikmah dari tausiyah beliau: 
1. Mengingat Kematian di Ambang Ramadhan
Rasulullah SAW senantiasa mengingatkan kita untuk memperbanyak mengingat pemutus kelezatan, yaitu kematian. Cepat atau lambat, kita semua akan kembali ke Kampung Akhirat. Pertanyaannya, sudahkah kita menyiapkan bekal untuk memasuki surga-Nya? Ramadhan setiap tahun akan selalu datang, namun tidak ada jaminan apakah umur kita akan sampai pada Ramadhan tahun berikutnya. Inilah saatnya kita berbenah. 
2. Penyesalan yang Tak Berguna (Belajar dari QS. Al-Mu’minun) Ustadz Retno menekankan pentingnya memanfaatkan waktu di dunia yang singkat ini sebagai "ladang" untuk akhirat. Beliau mengutip QS. Al-Mu’minun ayat 99-100, yang menggambarkan rintihan orang-orang yang lalai saat kematian menjemput: 
 "Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku dapat berbuat kebajikan yang telah aku tinggalkan..." 
Namun, keinginan itu hanyalah angan-angan kosong. Sekali kaki melangkah ke alam Barzakh, pintu dunia tertutup rapat. Di akhirat nanti, memori tentang amalan kita di dunia akan diputar kembali (QS. Al-Fajr & QS. An-Naziat). Manusia adalah saksi paling nyata atas apa yang telah ia perbuat sendiri. 
3. Ramadhan sebagai Arena Perlombaan 
Allah SWT menjadikan Ramadhan sebagai arena untuk berlomba-lomba dalam kebaikan demi meraih ridho-Nya. Ramadhan bukan sekadar menahan lapar, melainkan: 
Menjaga Lisan: Menghindari ghibah dan perkataan sia-sia. 
Menjaga Perut: Memastikan apa yang masuk adalah harta yang halal, bukan hak anak yatim atau janda miskin yang terzalimi. 
Bertaubat: Memohon ampunan (maghfirah) mumpung pintu taubat dibuka selebar-lebarnya. 
4. Memuliakan Tamu Allah
Ustadz mengibaratkan Ramadhan sebagai Utusan atau Tamu Allah. Logikanya sederhana: Barangsiapa yang menyia-nyiakan tamu Allah, maka ia akan dihinakan di akhirat. Barangsiapa yang memuliakan tamu Allah dengan amal shaleh, maka Allah akan memuliakannya di akhirat dan mengumpulkannya bersama orang-orang shaleh di surga. 
Mari kita jadikan Ramadhan tahun ini sebagai momentum perbaikan diri sebelum kita benar-benar kembali ke kampung halaman yang abadi. Semoga Allah menyampaikan usia kita ke bulan suci tersebut dalam keadaan sehat dan iman yang kuat. 
Diringkas dari Pengajian Subuh di Gayam Permai, 15 Februari 2026.

Share:

Lomba 17-an: Video Meriahkan HUT RI Ke-80 dengan Semangat Anak-Anak!

Perumahan Gayam Permai Banjarnegara baru saja disemarakkan oleh tawa riang dan semangat juang anak-anak dalam merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80. Lomba 17-an yang diselenggarakan oleh para remaja Gayam Permai ini sukses besar, membuktikan bahwa semangat gotong royong dan kreativitas bisa menciptakan perayaan yang tak terlupakan.
Acara yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 10 Agustus 2025 ini berhasil menarik perhatian puluhan anak-anak yang antusias mengikuti berbagai perlombaan unik. Panitia remaja Gayam Permai menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mengelola seluruh rangkaian acara. Dengan persiapan matang dan ide-ide kreatif, mereka berhasil menyulap area perumahan menjadi arena permainan yang seru.
Ada beberapa mata lomba yang dipertandingkan, dan semuanya dijamin menguji ketangkasan serta kesabaran para peserta cilik.
Memasukkan Sedotan ke dalam Botol:
Lomba ini menuntut ketelitian dan fokus. Anak-anak harus beradu cepat memasukkan sedotan satu per satu ke dalam botol dengan tangan di belakang. Setiap sedotan yang masuk disambut sorak sorai penonton, menambah keseruan kompetisi.
Parak Lele:
Dalam lomba ini, anak-anak harus berjalan di atas tali sambil membawa ember berisi air. Keseimbangan dan konsentrasi jadi kunci untuk tidak menumpahkan air. Tawa pecah saat ada peserta yang goyah, namun semangat pantang menyerah mereka patut diacungi jempol.
Pecah Air:
Lomba ini mungkin yang paling seru dan mengundang gelak tawa. Dengan mata tertutup, anak-anak harus memecahkan plastik berisi air yang digantung. Komando dari teman-teman di sekitar jadi panduan penting, menciptakan momen-momen lucu yang menghibur.
Tiup Botol:
Tak kalah menantang, lomba tiup botol menguji kekuatan napas. Peserta harus meniup botol hingga jatuh. Meski terlihat mudah, butuh strategi dan napas panjang untuk bisa jadi pemenangnya.
Makan Kerupuk:
Lomba klasik yang tak pernah absen! Anak-anak berjuang menghabiskan kerupuk yang digantung tanpa bantuan tangan. Lomba ini selalu jadi primadona, di mana wajah-wajah serius saat mencoba menggigit kerupuk berpadu dengan tawa saat kerupuk bergoyang tak mau diam.
Suksesnya acara ini tak lepas dari kerja keras panitia remaja. Mereka membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh warga Gayam Permai untuk mengelola lomba anak-anak ini dijalankan dengan baik. Mereka tidak hanya mengorganisir, tapi juga menciptakan suasana yang penuh kehangatan dan semangat kebersamaan.
Lomba 17-an di Gayam Permai bukan sekadar ajang mencari pemenang, tapi juga sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat kebersamaan sejak dini. Ini adalah bukti nyata bahwa kemerdekaan bisa dirayakan dengan cara yang sederhana namun bermakna, menanamkan nilai-nilai luhur perjuangan kepada generasi penerus. 
Selamat ulang tahun, Indonesiaku! Mari terus gelorakan semangat ini di setiap langkah kita.
Share:

Laporan Pelaksanaan Kegiatan HUT RIke-80 Tahun 2025

Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 tahun 2025 di Perumahan Gayam Permai tahun ini berlangsung meriah dan penuh makna. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan untuk memperingati hari bersejarah ini, melibatkan partisipasi aktif dari seluruh warga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Timeline Kegiatan :


Berikut adalah laporan singkat mengenai rangkaian acara yang telah terselenggara:

Persiapan dan Pemasangan Atribut Kemerdekaan (1 Agustus 2025)

Sebagai penanda dimulainya rangkaian acara, pada tanggal 1 Agustus 2025 seluruh warga bergotong royong memasang Bendera Merah Putih, Layur, dan Lampu Hias di depan rumah masing-masing. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Seksi Keindahan dan Kebersihan Lingkungan, memastikan setiap sudut lingkungan terlihat semarak dan bersih. Pemandangan bendera yang berkibar serentak dan lampu hias yang berkelap-kelip menciptakan suasana kemerdekaan yang kental dan membangkitkan semangat nasionalisme.


Pekan Perlombaan Anak dan Keluarga (5–10 Agustus 2025)

Rangkaian acara dilanjutkan dengan Pekan Lomba Anak-anak dan Remaja yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 10 Agustus 2025. Berbagai lomba seru diadakan untuk menguji kreativitas dan sportivitas anak-anak, seperti lomba balap karung, makan kerupuk, hingga menggambar. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana untuk mempererat tali persaudaraan antar warga.



Puncak Acara: Senam, Jalan Sehat, dan Lomba Dawis (10 Agustus 2025)

Pada hari Minggu, 10 Agustus 2025, suasana pagi di lingkungan kita dipenuhi keceriaan. Acara dimulai tepat pukul 06.30 WIB dengan Senam Sehat yang diikuti oleh seluruh warga dengan penuh semangat. Setelah itu, dilanjutkan dengan Jalan Santai dengan rute yang sudah ditentukan, melewati GP, Rejasa, Legok, dan berakhir kembali di GP. Semua peserta kompak mengenakan dress code nuansa merah putih yang membuat suasana semakin meriah. Setelah lelah berjalan santai, warga berkumpul untuk makan bersama dengan hidangan yang sudah disiapkan. 
Momen ini dimanfaatkan untuk saling berbincang dan mengakrabkan diri. Acara kemudian dilanjutkan dengan Lomba Bapak-bapak dan Ibu-ibu yang mengundang gelak tawa, seperti Estafet Lagu, Estafet Sarung, dan Gendong Ember. Di tengah-tengah acara, anak-anak juga berkesempatan untuk saling bertukar kado yang unik, di mana kado tersebut dibungkus dengan kertas koran. Momen ini mengajarkan nilai kesederhanaan dan kebersamaan. 



Malam Resepsi Kemerdekaan (16 Agustus 2025)

Rangkaian perayaan HUT RI ke-80 ditutup dengan Malam Resepsi Kemerdekaan pada tanggal 16 Agustus 2025, dimulai pukul 19.30 WIB. Acara ini menjadi panggung bagi anak-anak untuk menunjukkan bakatnya melalui kreasi gerak dan lagu yang menghibur. Malam resepsi dibuka dengan sambutan-sambutan hangat dari Ketua Panitia dan Ketua RT. 
Dalam sambutannya, mereka mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh warga yang telah menyukseskan acara ini. Kehadiran dan antusiasme warga membuat malam resepsi terasa semakin istimewa dan menjadi penutup yang manis untuk seluruh rangkaian kegiatan. Secara keseluruhan, perayaan HUT RI ke-80 tahun ini berjalan sukses berkat kerja sama dan semangat kebersamaan seluruh warga. Semoga semangat persatuan ini terus terjaga dan menjadi bekal bagi kita untuk membangun lingkungan yang lebih baik di masa depan.

Share:

Laporan Kegiatan Lomba HUT RI ke-80 Perumahan Gayam Permai Banjarnegara

Perumahan Gayam Permai Banjarnegara menyelenggarakan beragam perlombaan seru untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Acara ini berhasil membangkitkan semangat kebersamaan dan keceriaan di antara seluruh warga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Pekan Lomba Anak-anak (5-10 Agustus 2025)

Semangat kemerdekaan terasa begitu kuat di Perumahan Gayam Permai dengan adanya Pekan Lomba Anak-anak yang berlangsung meriah dari tanggal 5 hingga 10 Agustus 2025. Berbagai jenis lomba yang kreatif dan menghibur telah sukses diselenggarakan, seperti lomba tepung, spons air, dan pecah air, yang menguji ketangkasan dan kerja sama tim. 
 Ada pula lomba makan kerupuk dan balap bola pingpong yang selalu berhasil mengundang tawa. Tidak ketinggalan, lomba balap belut dan estafet air menjadi tantangan tersendiri yang membuat anak-anak semakin antusias. Semua lomba ini dirancang tidak hanya untuk bersenang-senang, tetapi juga untuk melatih sportivitas dan kekompakan sejak dini.




Lomba Bapak-bapak dan Ibu-ibu (10 Agustus 2025)

Tidak hanya anak-anak, para orang tua juga turut serta dalam kemeriahan HUT RI. Setelah berhasil menyelesaikan kegiatan jalan sehat yang menyegarkan pada 10 Agustus 2025, giliran bapak-bapak dan ibu-ibu menunjukkan kekompakan mereka dalam serangkaian lomba yang tak kalah menarik. 
Lomba estafet sarung, gendong ember, Nyunggi tampah dan estafet lagu menjadi ajang hiburan yang mengundang tawa riuh penonton. Semangat juang dan kekompakan para peserta lomba membuat suasana menjadi semakin hangat dan akrab. Kegiatan ini membuktikan bahwa semangat kemerdekaan tidak mengenal usia dan menjadi momen berharga untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. 
Rangkaian acara lomba ini berjalan dengan lancar dan sukses berkat antusiasme serta partisipasi aktif dari seluruh warga Perumahan Gayam Permai. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi tradisi positif di tahun-tahun mendatang.

Share:

Video Sambung Lagu HUT RI ke-80



Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Perumahan Gayam Permai, Banjarnegara, diawali pada Minggu, 10 Agustus 2025. Salah satu lomba yang paling dinanti adalah Lomba Sambung Lagu yang diikuti oleh para ibu-ibu dari setiap Dasa Wisma (Dawis). Lomba ini tidak hanya menguji memori dan kekompakan tim, tetapi juga membawa kembali kenangan nostalgia melalui lagu-lagu populer dari masa lalu.
Lomba yang diadakan di lapangan terbuka ini dipenuhi sorak sorai dan tawa riang. Setiap tim Dawis memiliki ciri khas dan lagu andalan yang berbeda.
Dawis 1 Anggrek memulai lomba dengan penuh percaya diri. Mereka membawakan lagu "Bukalah Kacamatamu" dari Rano Karno. Dengan suara yang kompak, mereka berhasil menyanyikan lagu tersebut hingga selesai. 
Dawis 2 Anyelir tidak mau kalah. Mereka mengambil tantangan dengan lagu "Kisah Kasih di Sekolah" yang dipopulerkan oleh Obbie Messakh. Lirik lagu yang puitis dan melodi yang sendu membuat penonton ikut bernyanyi. 
Dawis 3 Bougenville menyajikan penampilan yang tak kalah menarik. Mereka membawakan lagu "Rindu Aku Rindu Kamu" dari Doel Sumbang. Penampilan mereka berhasil membuat suasana menjadi lebih meriah dan penuh semangat. 
Dawis 4 Wijaya Kusuma menutup lomba dengan lagu "Madu dan Racun" dari Bill n Brod. Lirik lagu yang sederhana namun bermakna membuat penonton terbawa suasana.
Meskipun persaingan berlangsung sengit, semangat kekeluargaan dan sportivitas tetap menjadi yang utama. Semua peserta menunjukkan bakat dan kreativitas mereka dalam menyanyikan lagu-lagu tersebut. Lomba Sambung Lagu ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan juga wadah untuk mempererat tali silaturahmi antar-warga.
Melalui kegiatan ini, warga Perumahan Gayam Permai menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kebersamaan dan keceriaan. Lomba Sambung Lagu berhasil menjadi penutup yang manis untuk rangkaian perayaan HUT RI ke-80.


Video 1: Bukalah Kacamatamu .

Video 2: Kisah Kasih di Sekolah

Video 3 : Rindu Aku Rindu Kamu

Video 4 : Madu dan Racun
Share:

Footer Link

Pengumuman

  1. Tamu yang menginap 1x24 jam harus lapor RT.
  2. Dilarang Parkir Mobil di Jalan Perumahan
  3. Segala Jenis Truk dilarang Memasuki Jalan Perumahan

info ronda

Pelaksanaan Ronda lingkungan dimulai pukul 22.00 WIB s.d. Menyesuaikan Kondisi

Recent Posts

POSTINGAN TERBARU

Recent Posts Widget