Showing posts sorted by relevance for query Qiyamul lail. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Qiyamul lail. Sort by date Show all posts

Menghidupkan Malam, Meraih Kenikmatan Abadi: Tausiyah Mendalam Ustadz Retno tentang Qiyamul Lail

Pada hari Ahad Pon, 24 Agustus 2025, Ustadz Retno Ahmad Pujiono, Lc., menyampaikan tausiyah yang mendalam mengenai keutamaan qiyamul lail dan kaitannya dengan semangat kemerdekaan Indonesia. Beliau mengawali dengan mengingatkan bahwa 17 Agustus 1945 bertepatan dengan 9 Ramadhan 1364 H, hari Jumat Manis. Beliau menyoroti signifikansi tanggal tersebut, yang dipilih karena mayoritas penduduk Indonesia adalah Muslim. Angka 17 juga memiliki makna khusus dalam Islam, identik dengan tanggal diturunkannya Al-Qur'an dan jumlah rakaat shalat fardhu dalam sehari.

Perbedaan Qiyamul Lail dan Tahajud
Ustadz Retno menjelaskan bahwa qiyamul lail dan tahajud sering dianggap sama, padahal memiliki makna yang berbeda.
Qiyamul Lail adalah istilah yang lebih umum, mencakup segala aktivitas untuk "menghidupkan malam" dengan mengingat Allah. Ini tidak hanya terbatas pada shalat, tetapi juga bisa berupa membaca Al-Qur'an, bersedekah di malam hari, merenung (tafakkur), dan ibadah lainnya di masjid.
Tahajud adalah bentuk shalat malam yang lebih spesifik, yaitu shalat yang dilakukan setelah seseorang tidur terlebih dahulu.

Fadilah-Fadilah Qiyamul Lail
Ustadz Retno menguraikan beberapa keutamaan (fadilah) dari qiyamul lail, yang semuanya merupakan pintu-pintu kebaikan bagi seorang Muslim.
1. Pembuka Pintu Kebaikan
Beliau mengutip sebuah hadits di mana Rasulullah ï·º menunjukkan Mu'adz bin Jabal tentang pintu-pintu kebaikan. Hadits tersebut menyebutkan tiga amalan utama: puasa sebagai perisai, sedekah yang dapat memadamkan kemaksiatan, dan shalat malam yang membuka pintu-pintu kebaikan. Sebagaimana firman Allah dalam QS. As-Sajadah, "Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya," yang menggambarkan betapa orang-orang yang dekat dengan Allah rela meninggalkan kenyamanan tidur demi beribadah.
Shalat malam adalah bentuk pengakuan atas dosa dan kelalaian kita. Sebagai balasannya, Allah akan memberikan kenikmatan yang begitu besar di surga kelak, yang akan membuat mata kita terbelalak saking gembiranya. Amalan yang dilakukan secara rahasia ini akan dibalas dengan pahala yang juga dirahasiakan oleh Allah, membuat hamba-Nya terkejut dengan kebahagiaan yang tak terduga.
2. Jalan Menuju Surga dan Terhindar dari Neraka
Ustadz Retno mengisahkan seorang hamba yang terakhir keluar dari neraka dan akhirnya masuk surga karena rahmat Allah. Meskipun pada awalnya hanya berada di pinggir surga, keinginannya untuk mendapatkan yang lebih baik mendorongnya untuk terus berdoa. Ini menunjukkan bahwa meskipun kenikmatan surga sudah terbayang, tabiat manusia adalah selalu menginginkan yang terbaik.
Qiyamul lail juga merupakan salah satu ciri dari hamba-hamba yang beribadah dengan ihsan, seolah-olah mereka melihat Allah. Mereka menghidupkan malam dengan shalat dan tilawah Al-Qur'an.
Ustadz Retno mengingatkan bahwa banyak orang yang mengetahui betapa mengerikannya siksa neraka, namun justru lebih memilih tidur daripada beribadah. Padahal, shalat tahajud adalah amalan para wali Allah.
Selain manfaat spiritual, tahajud juga memiliki manfaat fisik. Ustadz Retno menyebutkan bahwa tahajud dapat membuat badan lebih sehat. Beliau mengaitkannya dengan para sahabat Nabi yang dikenal sangat sehat dan kuat saat berperang melawan musuh Islam, yang tidak lepas dari kebiasaan mereka menghidupkan malam dengan ibadah.
Semoga kita semua dapat mengambil pelajaran dari tausiyah Ustadz Retno Ahmad Pujiono, Lc., dan semakin termotivasi untuk menghidupkan malam dengan qiyamul lail.




Share:

Lanjutkan Tradisi Pasca Ramadhan: Qiyamul Lail Berjama'ah

Masjid Al Mu'minun Banjarnegara Jawa Tengah, 6 April 2025- Bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah telah berlalu, meninggalkan jejak keberkahan dan peningkatan spiritualitas bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Lingkungan Perumahan Gayam Permai Banjarnegara. Setelah berakhir pada tanggal 31 Maret 2025, umat Islam kini memasuki bulan Syawal dengan semangat baru untuk terus meningkatkan kualitas ibadah dan mempererat tali silaturahmi. Sebagai wujud komitmen untuk mempertahankan ritme ibadah yang telah terbangun selama Ramadhan, sebuah kegiatan rutin yang penuh berkah kembali digalakkan di Lingkungan Perumahan Gayam Permai Banjarnegara. 
Mengawali bulan Syawal 1446H, pada hari Ahad, 6 April 2025, dilaksanakan Qiyamul Lail berjamaah sebanyak 11 raka'at. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya kembali rutinitas Qiyamul Lail berjamaah yang akan dilaksanakan setiap hari Ahad. Pelaksanaan Qiyamul Lail berjamaah ini bukan hanya sekadar ibadah sunnah di malam hari, namun juga menjadi momentum untuk menjaga kedekatan dengan Sang Khalik pasca gemblengan rohani di bulan Ramadhan. Suasana khusyuk dan kebersamaan dalam melaksanakan sholat malam ini diharapkan dapat terus memupuk keimanan dan ketakwaan seluruh jamaah. 
Lebih lanjut, kegiatan Qiyamul Lail berjamaah setiap Ahad ini tidak berdiri sendiri. Selepas menunaikan ibadah malam yang penuh keutamaan, para jamaah akan melanjutkan aktivitas dengan mengikuti Kajian Rutin Ahad Pagi. Kombinasi antara ibadah malam dan menuntut ilmu di pagi hari ini menjadi sinergi yang positif dalam meningkatkan pemahaman agama dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain kegiatan mingguan, semangat untuk terus mendekatkan diri kepada Al-Qur'an juga diwujudkan melalui kegiatan bulanan Jami'yyatul Qur'an. Forum ini menjadi wadah bagi para pecinta Al-Qur'an untuk berkumpul, membaca, mempelajari, dan mengamalkan kitab suci umat Islam tersebut. 
Tak ketinggalan, ibadah harian yang menjadi tiang agama, yaitu Sholat Wajib 5 waktu, tetap menjadi prioritas utama. Semangat kebersamaan dalam melaksanakan sholat berjamaah di masjid atau mushola terus dijaga dan ditingkatkan. Hal ini menunjukkan konsistensi umat Muslim Perumahan Gayam Permai Banjarnegara dalam menjalankan perintah agama dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Berakhirnya bulan Ramadhan bukanlah akhir dari ibadah, melainkan awal dari babak baru untuk terus istiqomah dalam kebaikan. Kegiatan-kegiatan rutin seperti Qiyamul Lail berjamaah, Kajian Ahad Pagi, Jami'yyatul Qur'an, dan Sholat Wajib berjamaah menjadi bukti nyata komitmen masyarakat Perumahan Gayam Permai Banjarnegara untuk terus meningkatkan kualitas diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT pasca bulan penuh berkah. Semoga semangat ibadah ini terus berkobar dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Banjarnegara.
Berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh Ta'mir Masjid Al Mu'minun Perumahan Gayam Permai ini menunjukkan komitmen yang kuat untuk terus menghidupkan syiar Islam dan membina umat pasca berakhirnya bulan Ramadhan. Semangat ibadah yang telah terbangun diharapkan dapat terus terjaga dan bahkan meningkat, menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat. Dengan adanya kegiatan-kegiatan rutin ini, diharapkan ukhuwah Islamiyah di antara warga Perumahan Gayam Permai semakin solid, ilmu agama semakin bertambah, dan kualitas ibadah semakin meningkat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan keberkahan bagi setiap upaya dalam memakmurkan rumah-Nya.
Share:

Qiyamul Lail, Subuh Berjamaah dilanjutkan dengan Kajian Rutin Ahad Pagi, 20 April 2025


Banjarnegara, 19 April 2025 – Hadirilah dan raih keberkahan di waktu fajar dalam kegiatan Sholat Subuh Berjamaah yang akan dilanjutkan dengan Kajian Rutin Ahad Pagi bersama Ustadz Alfian Nur Mustofa Kamil, S.Ag. Insya Allah, kegiatan yang penuh dengan keutamaan ini akan diselenggarakan pada: 
 Hari/Tanggal: Ahad, 20 April 2025 
Tempat: Masjid Al Mu'minun, Perumahan Gayam Permai, Banjarnegara 
Waktu: Pukul 03.15 WIB (Qiyamul Lail Berjamaah)
Waktu: Pukul 04.30 WIB (Sholat Subuh Berjamaah) 

Sebagai rangkaian ibadah malam, sebelum pelaksanaan Sholat Subuh, akan diadakan pula Qiyamul Lail Berjama'ah yang akan dimulai pada pukul 03.30 WIB. Ini merupakan kesempatan emas bagi kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT di sepertiga malam terakhir, memohon ampunan, dan meraih ketenangan hati. 
Kehadiran Ustadz Alfian Nur Mustofa Kamil, S.Ag., seorang pendakwah yang senantiasa memberikan pencerahan dan ilmu yang bermanfaat, tentu akan menambah khidmat dan keberkahan dalam kegiatan kajian rutin ini. Mari bersama-sama menimba ilmu agama, mempererat tali silaturahmi, dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kita kepada Allah SWT. 
Ta'mir mengajak seluruh kaum muslimin dan muslimat, khususnya warga Perumahan Gayam Permai dan sekitarnya, untuk meluangkan waktu dan menghadiri kegiatan yang mulia ini. 
Keutamaan Sholat Subuh berjamaah sangatlah besar, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: 

 "Barangsiapa yang sholat subuh berjamaah, maka ia berada dalam jaminan Allah." (HR. Muslim) 

Selain itu, mengikuti kajian ilmu setelah sholat Subuh merupakan amalan yang sangat dianjurkan, karena waktu pagi adalah waktu yang penuh berkah. Jangan lewatkan kesempatan untuk meraih keberkahan di awal hari dengan melaksanakan Qiyamul Lail, Sholat Subuh berjamaah, dan menuntut ilmu dalam kajian yang insya Allah penuh manfaat ini. Mari ramaikan Masjid Al Mu'minun dan menjadi bagian dari majelis ilmu yang penuh rahmat dan hidayah. 
Kehadiran Anda adalah kebahagiaan bagi kami dan insya Allah menjadi pemberat timbangan amal kebaikan di sisi Allah SWT. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi panitia di Masjid Al Mu'minun Perumahan Gayam Permai Banjarnegara. 
Sampai jumpa di Masjid Al Mu'minun!
Share:

Meraih Keberkahan di Penghujung Malam dan Awal Pagi


Undangan Qiyamul Lail, Sholat Subuh Berjama'ah, dan Pengajian Rutin Ahad Pagi

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Saudara/i kaum muslimin dan muslimat warga Perumahan Gayam Permai yang dirahmati Allah SWT, Dalam upaya meningkatkan keimanan, mempererat tali silaturahmi, serta meraih keberkahan di waktu-waktu yang mulia, kami dari pengurus Masjid Al Mu'minun mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir dalam kegiatan rutin warga Gayam Permai: Qiyamul Lail Berjama'ah, Sholat Subuh Berjama'ah, dan Pengajian Rutin Ahad Pagi Insya Allah kegiatan ini akan dilaksanakan pada: 


Hari/Tanggal: Ahad, 18 Mei 2025 


Adapun rangkaian acara adalah sebagai berikut: 

Qiyamul Lail Berjama'ah: 
Dimulai pukul 03.30 WIB Mari kita bersama-sama menghidupkan sepertiga malam terakhir dengan bermunajat, memohon ampunan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Keutamaan Qiyamul Lail sangatlah besar, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: 
 
"Sebaik-baik shalat setelah shalat fardhu adalah shalat malam." (HR. Muslim) 

Sholat Subuh Berjama'ah: 
Dilaksanakan pada waktu Subuh. Mari kita awali hari dengan menunaikan ibadah sholat Subuh secara berjama'ah di masjid. Keberkahan dan keutamaan sholat Subuh berjama'ah sangatlah besar, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: "Barangsiapa shalat Subuh berjama'ah, maka ia berada dalam jaminan Allah." (HR. Muslim) 

Pengajian Rutin Ahad Pagi: 
Dimulai setelah Sholat Subuh berjama'ah (sekitar pukul 05.30 WIB). Pada kesempatan yang penuh berkah ini, kita akan bersama-sama menimba ilmu agama dan memperdalam pemahaman tentang Islam bersama: Ustadz H. Yusman SHI. 
Beliau akan menyampaikan kajian yang insya Allah akan memberikan pencerahan dan motivasi dalam menjalani kehidupan sesuai dengan tuntunan Al-Qur'an dan As-Sunnah. Kegiatan ini merupakan wadah yang baik bagi kita untuk meningkatkan kualitas ibadah, mempererat ukhuwah Islamiyah antar warga Perumahan Gayam Permai, serta menambah ilmu pengetahuan agama. 
Kami sangat mengharapkan kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i dalam kegiatan yang penuh berkah ini. Mari kita luangkan waktu sejenak untuk meraih ridha Allah SWT dan keberkahan dalam hidup kita. 
Atas perhatian dan kehadirannya, kami ucapkan terima kasih. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Hormat kami, Pengurus Masjid Al Mu'minun Perumahan Gayam Permai Banjarnegara





Share:

Ubah Ahadmu Jadi Lebih Bermakna: Qiyamul Lail, Subuh Berjamaah, dan Ilmu dari Ustadz Syafrudin Maulana, LC!

Dengan mengharap ridha Allah Subhanahu Wa Ta'ala, kami segenap pengurus Masjid Al Mu'minun Perumahan Gayam Permai, Banjarnegara, mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir dan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan rutin di hari Ahad yang insya Allah penuh berkah: 
 
Hari, Tanggal: Ahad, 27 Juli 2025 
Pembicara : Ustadz Syafrudin Maulana,LC
Tempat: Masjid Al Mu'minun Perumahan Gayam Permai, Banjarnegara
Adapun rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut: 
    Waktu: Pukul 03.30 WIB hingga menjelang waktu Subuh 
    Keutamaan: Menghidupkan malam dengan ibadah, mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta meraih ketenangan dan keutamaan waktu sahur. Mari bersama-sama bermunajat dan memohon ampunan di sepertiga malam terakhir. 

   Waktu: Sesuai waktu masuknya Sholat Subuh 
  Keutamaan: Meraih pahala yang berlipat ganda, mempererat tali silaturahmi antar jama'ah, serta memulai hari dengan ibadah yang khusyuk. Kehadiran kita dalam sholat berjama'ah merupakan wujud ketaatan dan persatuan umat Islam. 

    Waktu: Pukul 06.30 WIB hingga selesai (setelah Sholat Subuh berjama'ah) 
    Tema       : Menunggu konfirmasi
    Pemateri: Ustadz Syafrudin Maulana,LC
   Manfaat: Menambah ilmu pengetahuan agama, memahami ajaran Islam secara lebih mendalam, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Kajian ini merupakan kesempatan yang baik untuk belajar dan berdiskusi dalam suasana yang Islami. 
Yakinlah bahwa kehadiran Bp/Ibu/Sdr/i adalah bentuk nikmat yang Alloh SWT berikan kepada kita.
Share:

Undangan Kajian Rutin Ahad Pagi: Menyongsong Ilmu Bersama Ustadz Zein Faqih


Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, 
Mari sama-sama merapat, mencari keberkahan dan menambah khazanah ilmu di Kajian Rutin Ahad Pagi yang insya Allah akan dilaksanakan besok: 
Hari/Tanggal: Ahad, 29 Juni 2025 
Waktu: Pukul 05.00 WIB (Ba'da Subuh) 
Bersama: Ustadz Zein Faqih dari NUSA 
Tempat: Masjid Al Mu'minun, Perumahan Gayam Permai 


Kajian Ahad Pagi adalah momen berharga bagi kita untuk memulai hari dengan siraman rohani, memahami lebih dalam ajaran agama, dan menguatkan keimanan. Kehadiran Ustadz Zein Faqih dari NUSA diharapkan dapat memberikan pencerahan dan ilmu yang bermanfaat bagi kita semua. Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk berkumpul dalam majelis ilmu, mempererat tali silaturahmi, dan meraih pahala kebaikan. 
Ajak serta keluarga, sahabat, dan kerabat Anda untuk bersama-sama menghadiri kajian ini. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala senantiasa memudahkan langkah kita dalam menuntut ilmu dan memberikan keberkahan atas setiap usaha kita. 
 Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Share:

Tahajud: Meraih Kemuliaan di Sepertiga Malam

Suasana pagi di Masjid Al Mu'nun Perumahan Gayam Permai terasa khidmat pada Ahad, 27 April 2025. Lantunan ayat suci Al-Quran dan zikir menggema, mengawali pengajian subuh yang kali ini diisi oleh Ustadz Yusman. Tema yang diangkat begitu istimewa, yaitu tentang Sholat Tahajud (Qiyamul Lail), ibadah sunnah yang memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah SWT. 
Ustadz Yusman membuka kajiannya dengan mengisahkan ketaatan Rasulullah SAW dalam melaksanakan sholat tahajud. Beliau menukilkan riwayat dari Aisyah RA yang bertanya tentang kesungguhan Nabi dalam beribadah hingga kakinya bengkak, padahal Allah SWT telah mengampuni dosa-dosa beliau. Jawaban Rasulullah SAW sungguh menyentuh hati: "Wahai Aisyah, apakah saya tidak boleh menjadi hamba-hamba yang pandai bersyukur?" 
Kisah ini mengajarkan kita tentang esensi ibadah, bukan semata-mata mengharap ampunan, namun juga sebagai wujud syukur atas segala nikmat yang telah Allah limpahkan. Lebih lanjut, Ustadz Yusman menjelaskan beberapa keutamaan dan hal-hal penting terkait sholat tahajud: Bolehnya Qunut dalam Sholat Tahajud: Beliau menyampaikan bahwa dalam melaksanakan sholat tahajud, seorang muslim diperbolehkan untuk membaca doa qunut. 
Jalan Menuju Maqoman Mahmuda: Mengutip firman Allah dalam surat Al-Isra ayat 79, 
"Dan pada sebagian malam, bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji2 (maqoman mahmuda)." 
Ustadz Yusman menekankan bahwa keutamaan ini adalah karunia istimewa dari Allah yang hikmahnya mungkin belum sepenuhnya kita pahami.   Keistimewaan Ahli Tahajud di Padang Mahsyar: Beliau kemudian membacakan penggalan dari surat As-Sajadah ayat 17, yang mengisyaratkan betapa istimewanya ganjaran bagi mereka yang lambungnya jauh dari tempat tidur untuk melaksanakan sholat malam. Ustadz Yusman menjelaskan bahwa orang-orang yang istiqamah bertahajud akan dipanggil oleh Allah SWT di Padang Mahsyar tanpa melalui hisab (perhitungan amal) yang memberatkan. 
Mereka termasuk golongan yang sedikit, namun sangat mulia di sisi Allah. Penghapus Dosa dan Penolak Penyakit: Sholat tahajud juga memiliki keutamaan sebagai penghapus dosa-dosa kecil dan dapat menjadi sebab ditolaknya berbagai penyakit dari tubuh. Hal ini menunjukkan betapa besar keberkahan yang terkandung dalam ibadah malam ini. 
Hati yang Bersih, Cinta Al-Quran: Ustadz Yusman menyinggung tentang kebersihan hati yang menjadi kunci kenikmatan dalam berinteraksi dengan Al-Quran. Beliau menuturkan bahwa ketika hati seorang muslim bersih, ia tidak akan pernah merasa kenyang dalam membaca dan merenungi ayat-ayat Allah, sebagaimana yang dicontohkan oleh para sahabat Nabi yang mampu mengkhatamkan Al-Quran dalam sholat malam mereka. 
Sebaik-baik Sholat Sunnah Setelah Fardhu: Merujuk pada hadist Abu Hurairah RA, Ustadz Yusman menyampaikan bahwa sebaik-baik puasa setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram, dan sebaik-baik sholat sunnah setelah sholat fardhu adalah sholat tahajud, bukan sholat Id. Beliau juga menambahkan bahwa sebaik-baik sholat sunnah adalah yang dikerjakan di rumah. 
Masjid Al Mu'nun Perumahan Gayam Permai menyelenggarakan kegiatan Sholat Tahajud Berjama'ah yang diselenggarakan setiap Ahad, sebagai Sarana Melatih Tahajud: Ustadz Yusman menjelaskan bahwa kegiatan pengajian subuh yang diadakan seminggu sekali di Masjid Al Mu'nun Perumahan Gayam Permai ini bertujuan untuk memakmurkan masjid sekaligus melatih kaum muslimin untuk lebih bersemangat dalam melaksanakan sholat tahajud. Tahajud sebagai Bentuk PDKT kepada Allah: Beliau mencontohkan ketaatan Utsman bin Affan RA yang melaksanakan sholat sunnah dengan bacaan yang panjang, sebagai bentuk pendekatan diri (PDKT) kepada Allah SWT melalui sholat tahajud. 
Tahajud sebagai Benteng Pengontrol Perilaku: Lebih jauh, Ustadz Yusman menjelaskan bahwa sholat tahajud berfungsi sebagai benteng yang mengontrol perilaku seorang muslim. Ibadah malam ini akan terasa mudah dilaksanakan bagi mereka yang hatinya bersih. Waktu Mustajab untuk Berdoa: Di penghujung kajiannya, Ustadz Yusman menyampaikan hadist yang sangat menggembirakan, bahwa sesungguhnya di malam hari terdapat waktu yang mustajab, terutama pada saat sujud terakhir dalam sholat tahajud. 

Barangsiapa yang memohon dan berdoa pada waktu tersebut, niscaya akan dikabulkan oleh Allah SWT. Beliau juga mengutip hadist tentang turunnya Allah ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir (sekitar pukul 2 hingga 4 pagi), menyeru hamba-Nya untuk memohon ampunan dan meminta segala kebutuhan. Pengajian subuh kali ini di Masjid Al Mu'nun Perumahan Gayam Permai memberikan pencerahan yang mendalam tentang keutamaan dan kemuliaan sholat tahajud. 
Dengan penyampaian yang jelas dan menyentuh hati dari Ustadz Yusman, para jamaah diharapkan semakin termotivasi untuk menghidupkan malam-malam mereka dengan ibadah yang dicintai Allah SWT ini. Semoga kita semua termasuk golongan hamba-hamba Allah yang pandai bersyukur dan meraih kemuliaan di dunia maupun di akhirat.
Share:

Qiyamul Lail Berjama'ah

 


Share:

Menggali Kedalaman Makna Ibadah Qurban yang Sesungguhnya

Setiap tetes darah qurban yang mengalir di Hari Raya Idul Adha membawa keberkahan dan ampunan. Itulah salah satu intisari penting yang disampaikan dalam Kajian Rutin Ahad Pagi dengan tema Fiqih Qurban yang dibawakan oleh Ustadz Yusman, SHI. Dalam suasana khidmat yang dipenuhi semangat menuntut ilmu, kajian ini membuka wawasan kita tentang salah satu ibadah agung dalam Islam. Keutamaan dan Hukum Qurban: Bukan Sekadar Tradisi Ustadz Yusman mengawali kajian dengan menegaskan betapa tiada amalan yang lebih dicintai Allah SWT selain berkurban. 
Bahkan, disebutkan bahwa tetesan darah hewan qurban akan sampai kepada Allah sebelum tetes darah itu menyentuh tanah. Ini menunjukkan betapa agungnya nilai ibadah qurban di sisi-Nya. Beliau juga menjelaskan bahwa ada tiga amalan yang wajib bagi Rasulullah SAW namun berstatus sunah bagi umatnya: 
  • Berkurban 
  • Sholat Witir dan Sholat Malam (Qiyamul Lail) 
  • Sholat Dhuha 
Mengenai hukum qurban, Ustadz Yusman menguraikan beberapa status: Sunah 'ain untuk diri sendiri, artinya sangat dianjurkan bagi setiap individu yang mampu. Sunah kifayah untuk keluarga, yang berarti jika salah satu anggota keluarga telah berkurban, gugurlah tuntutan sunah bagi anggota keluarga lainnya. Wajib jika qurban tersebut didasari oleh nadzar (janji). Hewan Qurban dan Ketentuannya Pertanyaan klasik tentang jenis hewan qurban turut dibahas. Ustadz Yusman menjelaskan bahwa hewan yang sah untuk qurban adalah unta, sapi, dan kambing (termasuk domba). 
Lalu, bagaimana jika seseorang hanya mampu berkurban dengan ayam jago? Beliau menjelaskan bahwa qurban dengan ayam jago diperbolehkan jika memang itu satu-satunya kemampuan seseorang, meskipun yang utama tetap adalah hewan-hewan yang telah disebutkan dalam syariat. Ini menunjukkan kemudahan dan rahmat Allah bagi hamba-Nya. Aspek lain yang penting adalah mengenai qurban untuk mereka yang telah meninggal. 
Ustadz Yusman memaparkan bahwa qurban untuk orang yang sudah meninggal diperbolehkan jika ada wasiat dari almarhum/almarhumah. Selain itu, diperbolehkan juga jika diniatkan sebagai sedekah atas nama mereka. Terkait kondisi hewan qurban, Ustadz Yusman menekankan bahwa hewan tidak boleh cacat. Cacat yang dimaksud adalah cacat yang mengurangi kualitas daging atau menyulitkan penyembelihan, misalnya buta, pincang parah, atau sakit yang jelas. 

Sunah dan Hikmah di Balik Ibadah Qurban 
Beberapa sunah yang terkait dengan ibadah qurban juga disampaikan: Disunahkan bagi orang yang berkurban untuk tidak memotong kuku dan rambutnya sejak masuknya bulan Dzulhijjah hingga hewan qurbannya disembelih. Hikmah di balik sunah ini adalah agar seluruh anggota badan pekurban turut mendapatkan ampunan dari Allah SWT. 
Disunahkan berpuasa pada hari Arafah (9 Dzulhijjah) bagi yang tidak sedang berhaji. Puasa ini memiliki keutamaan yang sangat besar, yaitu mendapatkan ampunan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Ustadz Yusman juga memberikan penjelasan mengenai waktu penyembelihan yang afdol, yaitu pada hari Idul Adha (10 Dzulhijjah). Meskipun demikian, penyembelihan juga masih bisa dilakukan pada hari-hari tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah). 

Alokasi Daging Qurban: 
Antara Konsumsi dan Sedekah Mengenai pembagian daging qurban, beliau menjelaskan bahwa 1/3 dari daging qurban boleh dimakan oleh diri sendiri dan keluarga. Ini menunjukkan bahwa ibadah qurban juga merupakan bentuk syukur dan nikmat yang bisa dinikmati oleh pekurban. Untuk daging yang diberikan kepada orang lain, ada ketentuan penting: Daging qurban boleh dijual jika penerimanya adalah orang miskin. Ini karena daging tersebut telah menjadi hak milik mereka sepenuhnya. Namun, bagi orang kaya yang menerima daging qurban, daging tersebut tidak boleh dijual. Ini karena tujuan qurban adalah sedekah dan mendekatkan diri kepada Allah, bukan untuk mencari keuntungan materi bagi mereka yang berkecukupan. 
Terakhir, Ustadz Yusman menekankan bahwa kuku, kepala, dan kulit hewan qurban tidak boleh dijual oleh pekurban atau panitia qurban. Bagian-bagian ini harus tetap disalurkan sebagai bagian dari ibadah qurban, baik untuk konsumsi maupun sedekah. Kajian ini menjadi pengingat yang berharga akan makna dan tata cara ibadah qurban yang benar. Semoga ilmu yang telah disampaikan dapat menjadi bekal bagi kita semua untuk menjalankan ibadah qurban dengan penuh keikhlasan dan sesuai syariat, sehingga kita dapat meraih keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.








Share:

Menggali Kedalaman Diri Melalui Kecerdasan Emosional dalam Perspektif Islam


Pengajian Subuh Bersama Ustadz Safarudin Maulana, Lc. 
Ahad, 6 Juli 2025 

Pada Ahad pagi yang berkah, 6 Juli 2025, suasana syahdu menyelimuti majelis Pengajian Subuh bersama Ustaz Safarudin Maulana, Lc. Dalam ceramahnya, Ustadz Safarudin Maulana mengupas tuntas tentang Kecerdasan Emosional (Emotional Quotient) yang digagas oleh Daniel Goleman, serta relevansinya dengan ajaran Islam. Beliau menekankan bahwa kecerdasan emosional adalah fondasi dasar bagi ketahanan hidup manusia, di mana individu yang sejahtera adalah mereka yang mampu menguasai diri sendiri. 
Memahami Empat Ketakutan Dasar Manusia Ustadz Safarudin Maulana menjelaskan bahwa sepanjang sejarah manusia, dari 5000 tahun silam hingga kini, ada empat rasa takut utama yang tak pernah berevolusi dan telah tertanam dalam DNA kita sebagai kebutuhan dasar: 
  • Takut untuk tidak dicintai: Ketakutan akan penolakan atau kehilangan kasih sayang. 
  • Takut tidak diakui: Kekhawatiran tidak mendapat validasi atau pengakuan dari orang lain. 
  • Takut terlihat tidak sempurna: Meskipun Al-Qur'an menyatakan "Faahsani taqwin" (penciptaan manusia itu sempurna), ketakutan ini masih menghantui. Ustadz Safarudin menjelaskan bahwa kesempurnaan manusia terlihat dari tujuh sistem yang bekerja selaras, mulai dari kerangka tulang yang kuat, otot-otot penopang yang kokoh, hingga sistem hati nurani yang peka. 
  • Takut terlihat tidak baik: Kekhawatiran akan citra diri yang negatif di mata masyarakat. 
Islam dan Penaklukan Ketakutan Agama Islam, dengan segala ajarannya, sangat memahami dan memberikan solusi atas ketakutan-ketakutan fundamental ini. Syariat Islam selalu relevan dalam membentengi diri dari kerentanan emosional tersebut. Ustadz Safarudin Maulana kemudian merujuk pada pesan-pesan kunci dari Rasulullah SAW yang menjadi panduan bagi umat Muslim: 
  • Ikhlas dalam Seluruh Amal: Rasulullah SAW mengajarkan pentingnya keikhlasan dalam setiap amal perbuatan. Untuk mencapai tingkat keikhlasan ini, manusia ditempa melalui berbagai ritual ibadah, bahkan dianjurkan agar tidak terlihat oleh orang lain. Ikhlas membantu membebaskan diri dari ketakutan akan penilaian dan pengakuan manusia, karena fokus hanya tertuju pada ridha Allah SWT. 
  • Menyambung Silaturahmi: Perintah untuk menyambung silaturahmi menjadi benteng ampuh terhadap ketakutan tidak diakui dan terlihat tidak sempurna. Silaturahmi yang didasari keikhlasan akan menumbuhkan rasa cinta, penerimaan, dan persaudaraan yang tulus, mengurangi kecemasan akan isolasi sosial atau kekurangan diri. 
  • Sholat Malam Saat Manusia Tidur: Rasulullah SAW bersabda, "Sholat malamlah sementara manusia tidur, niscaya kamu akan masuk surga dengan keselamatan." Sholat malam atau Qiyamul Lail adalah praktik spiritual yang mendalam, mengajarkan umat Islam bagaimana bertumbuh secara spiritual dan emosional. Melalui ibadah yang bersifat personal ini, seseorang dapat mencapai ketenangan batin, menguatkan koneksi dengan Sang Pencipta, dan melepaskan diri dari belenggu ketakutan duniawi. Kebaikan dan Penurunan Ego Ustadz Safarudin Maulana juga menegaskan ajaran Rasulullah SAW bahwa apabila kita memberi kebaikan, kebaikan itu akan kembali juga kepada kita. 
Kebaikan yang dilandasi keikhlasan tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga secara signifikan dapat menurunkan ego kita. Ketika ego terkikis, ketakutan-ketakutan dasar yang berpusat pada diri sendiri akan memudar, digantikan oleh rasa damai dan kepuasan batin. 
Pada akhirnya, Ustadz Safarudin Maulana menutup ceramahnya dengan menegaskan bahwa tidak ada ilmu yang bertentangan dengan agama Islam. Islam adalah agama yang sempurna, menyediakan panduan komprehensif bagi kesejahteraan lahir dan batin manusia, termasuk dalam mengelola kecerdasan emosional. 
Semoga pengajian ini semakin menumbuhkan cinta kita kepada Islam dan menginspirasi kita untuk terus mengamalkan ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.





Share:

Undangan Qiyamul Lail dan Subuh Berjama"ah

 


Share:

Undangan : Qiyamul Lail dan Subuh Berjama'ah, Kajian Rutin

Share:

Raih Keutamaan Ahad: Malam Munajat, Pagi Berkah, Ilmu Bermanfaat

Dengan mengharap ridha Allah Subhanahu Wa Ta'ala, kami segenap pengurus Masjid Al Mu'minun Perumahan Gayam Permai, Banjarnegara, mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir dan berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan rutin di hari Ahad yang insya Allah penuh berkah: 
 
Hari, Tanggal: Ahad, 25 Mei 2025 
Tempat: Masjid Al Mu'minun Perumahan Gayam Permai, Banjarnegara
Adapun rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut: 
    Waktu: Pukul 03.30 WIB hingga menjelang waktu Subuh 
    Keutamaan: Menghidupkan malam dengan ibadah, mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta meraih ketenangan dan keutamaan waktu sahur. Mari bersama-sama bermunajat dan memohon ampunan di sepertiga malam terakhir. 

   Waktu: Sesuai waktu masuknya Sholat Subuh 
  Keutamaan: Meraih pahala yang berlipat ganda, mempererat tali silaturahmi antar jama'ah, serta memulai hari dengan ibadah yang khusyuk. Kehadiran kita dalam sholat berjama'ah merupakan wujud ketaatan dan persatuan umat Islam. 

    Waktu: Pukul 06.30 WIB hingga selesai (setelah Sholat Subuh berjama'ah) 
    Tema       : Menunggu konfirmasi
    Pemateri: Ustadz Akmal
   Manfaat: Menambah ilmu pengetahuan agama, memahami ajaran Islam secara lebih mendalam, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Kajian ini merupakan kesempatan yang baik untuk belajar dan berdiskusi dalam suasana yang Islami. 
Yakinlah bahwa kehadiran Bp/Ibu/Sdr/i adalah bentuk nikmat yang Alloh SWT berikan kepada kita.
Share:

Footer Link

Pengumuman

  1. Tamu yang menginap 1x24 jam harus lapor RT.
  2. Dilarang Parkir Mobil di Jalan Perumahan
  3. Segala Jenis Truk dilarang Memasuki Jalan Perumahan

info ronda

Pelaksanaan Ronda lingkungan dimulai pukul 22.00 WIB s.d. Menyesuaikan Kondisi

Recent Posts

POSTINGAN TERBARU

Recent Posts Widget